News Scroll

Pojok Rungkut

Seputar Surabaya

Kegiatan KIM

Umum

Manunggal Vlog

Resmi, Walikota Surabaya Tri Rismaharini Di Laporkan Kepada Pihak Kepolisian

Manunggal - Resmi, Walikota Surabaya Tri Rismaharini Di Laporkan Kepada Pihak Kepolisian - Kabar tidak mengenakkan berhembus di Kota Surabaya. Kabar ini menyangkut tentang orang nomor satu di Kota pahlawan ini, yaitu Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Berita ini menyebutkan bahwa 20 November 2017 kemarin, Walikota Terbaik Tingkat Asia ini di laporkan untuk kasus "Menistakan Agama". Kasus ini ternyata di karenakan tindakan Walikota Risma yang melakukan pembongkaran terhadap sebuah Masjid yang berada di Komplek Balai Pemuda Kota Surabaya.

Masjid yang di bongkar oleh Walikota Risma ini adalah Masjid Assakinah. Masjid yang berada di Komplek Balai Pemuda ini memiliki luasan sebesar 13 meter x 13 meter. Dengan luasan sebesar itu, masjid ini mampu untuk menampung sebanyak 150 jamaah setiap harinya. 
Proses pembongkaran yang di lakukan Tri Rismaharini ini sejatinya adalah untuk melakukan pemugaran terhadap bangunan masjid yang ada. Pemugaran masjis Assakinah ini nantinya akan teristegrasi dengan bangunan baru kantor DPRD Tingkat II Kota Surabaya yang kabarnya mempunyai 8 lantai. jadi nantinya Masjid ini akan berada di lantai 1 dari kantor DPRD yang baru.

Lantas siapakah pihak yang melakukan pelaporan terhadap Walikota Risma ?. Mereka menyatakan diri mereka sebagai kelompok Komunitas Bambu Runcing. Laporan mereka ini di tujukan kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua DPRD Kota Surabaya Armudji serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya. Wawan, salah satu wakil dari Komunitas Bambu Runcing mengatakan, bahwasannya perintah Walikota Risma yang memerintahkan untuk merobohkan masjid tersebut adalah salah. masih menurutnya, apabila akan membongkar masjid, mestinya Pemkot membangunkan masjid baru terlebih dahulu.

Ketika hal ini di konfirmasikan ke pihak Pemkot, mereka memberikan penjelasan bahwasannya Pemkot tidak akan membongkar masjid Assakinah. Namun Pemkot justru akan memperbesar ukurannya. Dari yang semula berukuran 13 meter x 13 meter, menjadi 13 meter x 29 meter. Dengan demikian kapasitas masjid juga akan menjadi lebih banyak lagi untuk menampung jama'ah. (Yanuar Yudha)     

Dari Juanda, Walikota Risma Langsung Pimpin Penanggulangan Banjir

Manunggal - Dari Juanda, Walikota Risma Langsung Pimpin Penanggulangan Banjir - Setelah hari Rabu sore kawasan Waru (Sidoarjo) dan sekitarnya di hajar oleh angin puting beliung hingga banyak bangunan rusak. Saat ini kawasan Kota Surabaya yang di hajar oleh dinginnya air hujan. Hujan yang menggguyur Kota Pahlawan sejak pukul 10.00wib hingga pukul 17.00wib benar-benar membuat masyarakat menjadi resah. Hal ini di karenakan di banyak kawasan Kota Surabaya mulai di landa banjir.

Banjir yang melanda Kota Surabaya ini memang di akibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi. Bagaimana tidak, hujan mulai turun pada pagi hingga sore hari. Total lebih dari 5 jam Kota Surabaya di guyur hujan. Tercatat ada beberapa kawasan yang mengalami banjir :

 
Surabaya Kota :
– Jalan Ngagel Madya (depan SMA Santa Clara & Gereja Santa Maria)
– Jalan Kertajaya
– Jalan Tanjung Sadari Perak
– Daerah Bratang Binangun
– Jalan Raya Simo Pomahan
– Kantor Pemerintah Kota Surabaya
– Daerah Tambaksari
– Jalan Jimerto
– Jalan Gubernur Suryo
– Jalan Tegalsari
– Jalan Ambengan
– Jalan Gubeng
– Daerah Viaduk Gubeng
– Jalan Stasiun Pasar Turi
– Jalan Petemon
– Jalan Tanjungsari
– Jalan Gadung (depan RSAL)
– Jalan Mayjend Sungkono
– Jalan Dharmawangsa
– Jalan Dharma Husada
– Jalan Embong Malang
– Jalan Semarang
– Jalan Embong Sawo
– Jalan Panglima Sudirman
– Jalan Kalianyar
– Jalan Tidar
– Jalan Kartini
– Jalan Ciliwung
– Jalan Juwono
https://youtu.be/hzSS5YqjhEg
– Jalan Hayam Wuruk
– Jalan Mangkunegara
– Jalan Kutai
– Jalan Raya Prada Indah
– Jalan Arif Rahman Hakim
– Jalan Raya Panjang Jiwo
– Jalan Bung Tomo, Ngagel
– Kompleks Karangan Jaya
– Daerah Jetis Kulon
– Daerah Klampis Jaya
– Daerah Ngagel Jaya
– Daerah Ketintang Madya
– Daerah Demak
– Daerah Bringin, Tengger
– Daerah Blauran
– Daerah Taman Apsari
– Daerah Gayungan
– Daerah Menanggal
– Daerah Kupang Krajan
– Daerah Wonokromo
– Daerah Simomulyo
– Daerah Simo Sidomulyo
– Daerah Simo Gunung
– Daerah Simo Katrungan
– Daerah Simo Kalangan
– Daerah Simo Kwagean
– Daerah Sukolilo
– Daerah Semolowaru
– Daerah Kupang Baru, Sukomanunggal
– Daerah Margorejo
– Daerah Barata Jaya
– Daerah Mulyorejo
– Daerah Mulyosari
– Daerah Kalijudan
– Daerah Sutorejo
– Daerah Kalisarai
– Daerah Ploso
– Daerah Pacar Kembang
– Daerah Gading
– Daerah Kedung Baruk
– Daerah Penjaringansari
– Daerah Tenggilis Mejoyo
– Daerah Prapen
– Daerah Kutisari
– Daerah Panjang Jiwo
– Daerah Airlangga
– Daerah Mojo
– Daerah Manukan
– Daerah Putat Jaya
– Daerah Medokan Semampir
– Daerah Medokan Ayu
– Daerah Dukuh Kupang
– Perumahan Pondok Chandra
– Daerah Kali Rungkut
– Daerah Rungkut Kidul
– Daerah Rungkut Harapan
– Daerah Rungkut Industri
– Daerah Gunungsari
– Puncak Permai
– Daerah Ketintang
– Jalan Ketintang Madya
– Jalan HR Muhammad
– Perumahan Citrloka, Rangkah
– Perumahan Bumi Indah
– Jalan Donowati

Kawasan Surabaya Barat :
– Jalan Raya Darmo (depan RS. Mitra Keluarga)
– Daerah Darmo Indah
– Daerah Darmo Satelite
– Daerah Darmo Park
– Jalan Lontar
– Desa Balongsari
– Daerah Balongsari Tama
– Desa Suko Manunggal
– Daerah Karangan Jaya
– Daerah Lidah
– Daerah Wiyung (dekat Waduk UNESA)
– Jalan Raya Wiyung
– G-Walk Citraland (Simpang 4 BCA)
– Perumahan Citraland
– Jalan Raya Gadung
– Perumahan Villa Bukit Mas
– Perumahan Bumi Marinir, Gunung Sari
– Jalan Patimura
– Perumahan Pakuwon
– Pakuwon Trade Center (PTC)
– Perumahan Graha Family
– Perumahan Taman Duta
– Daerah Sukomanunggal
– Daerah Simojawar
– Daerah Moroseneng
– Daerah Legundi

Kecamatan Karang Pilang :
– Desa Waru Gunung
– ASPOL Bangkingan
– Desa Kebraon
– Desa Karang Pilang
– Desa Kedurus

Kecamatan Tandes :
– Desa Kandangan
– Desa Sememi
– Desa Benowo
– Desa Babat Jerawat
– Desa Krakah Rejo.

Kecamatan Pakal :
– Desa Sumberejo 

Kawasan Kota Surabaya yang banyk tergenang banjir adalah kawasan Surabaya Barat. Terlebih lagi yang berbatasan dengan Kota Gresik.

Genangan banjir yang mulai muncul pada sore ini tentu saja menjadikan masalah tersendiri bagi kaum pekerja. Dimana saat mereka keluar kantor, di jalan sudah terjebak oleh banjir. Ketinggian dari banjir ini bervariasi, mulai dari setumit kaki hingga ke pangkal paha. 

Hal inilah yang kemudian banyak menimbulkan kemacetan kendaraan di banyak ruas jalan. Bahkan jalan tol-pun tidak luput dari kemacetan. Ini di karenakan banyak puntu masuk atau pintu keluar tol yang mengalami kebanjiran, Sehingga mengakibatkan banyak pengemudi yang akhirnya  memperlambat laju kendaraan mereka.

Risma Pimpin Penanggulangan Banjir
Tidak ingin melihat warganya kesusahan karena banjir, Walikota Surabaya Tri Rismaharini langsung tancap gas memimpin penanggulangan banjir. Bersama beberapa anak buahnya Walikota Risma langsung menuju ke Bundaran Dolog untuk melakukan normalisasi sungai. Pahkan pada dinihari beliau masih terlihat di lapangan. Padahal kalau di lihat penerbangan beliau dari Estonia hingga ke Juanda menempuh waktu selama 22 jam lebih. 

Tampak di lapangan, Walikota Risma dengan mengenakan jas hujan dan sepatu boot warna pink memberikan arahan kepada pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan. padahal sejatinya Walikota Risma baru saja mendarat dari Tallin, Estonia dalam rangka menjadi tim juri Start Up Nations Summit (SNS) 2017.

Korban Jiwa
Banjir kali ini rupanya membawa kabar duka bagi keluarga salah satu mahasiswi di Kota Surabaya. Mahasiswi asal Kota Kediri ini kesehariannya kos di Jalan Wonocolo Pabrik Kulit Gang 3 nomor 27 C, Surabaya. Korban yang di ketahui bernama Zakiyatus Shawa,(19tahun) adalah mahasiswi dari Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA).

Kronologis dari peristiwa kematian gadis Keiri ini adalah banjir yang masih ke dalam kamarnya. Begitu air masuk ke kamar, Shawa langsung berusaha untuk menyelamatkan laptop beserta chargernya yang masih menancap di dinding. Pada waktu melepas kabel kemudian tangannya tersengat listrik dan meninggal di tempat. (Yanuar Yudha)

Kota Surabaya Waspada Serangan Tikus

Manunggal - Kota Surabaya Waspada Serangan Tikus - Hari Sabtu (18/11/2017) Kota Surabaya di gegerkan oleh adanya penyakit aneh yang menyerang warganya. Satu keluarga yang terdiri dari 5 anggota keluarga terserang oleh penyakit misterius. Penyakit ini, menyerang Sukatono (49 tahun) yang merupakan kepala keluarga dari keluarga ini. Gejala yang di alami oleh mereka adalah kulit menguning dan Badan lemas, hingga tidak bisa bergerak. Kalau makan selalu merasa mual dan muntah. 

Sukatono kemudian langsung mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera Kota Surabaya. Namun setelah beberapa waktu di rawat, Sukatono akhirnya meninggal dunia. Namun yang memprihatinkan, rupanya sang istri yang bernama Suparmi juga mengalami gejala yang sama dengan suaminya. Mendengar hal ini, ketua RT 10/RW03 Kecamatan Wiyung (Sigit Nurcahyanto)  langsung melaporkan kejadian ini kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Pelaporan ini di karenakan sigit khawatir kalau penyakit ini menular ke warga yang lain. 

Menurut dokter yang merawat Sukatono dan Suparmi, kemudian diketahui bahwa pasangan ini menderita penyakit yang di akibatkan oleh virus atau bakteri. Dokter juga menerangkan bahwa virus dan bakteri ini di tularkan oleh binatang seperti tikus. Bila sudah ada gejala seperti menguning, lemas dan selalu muntah, harus segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penyakit yang di sebabkan oleh tikus ini di kenal dengan nama Leptospirosis. Penyakit ini timbul apabila kita mengalami kontak dengan binatang yang berjenis berdarah panas. Dalam hal ini, kalau di perkotaan yang paling sering adalah kontak dengan tikus. Meskipun bukan kontak secara langsung dengan binatangnya, kencing tikus ini adalah penyebab utama dari penyebaran penyakit Leptospirosis ini. Nama bakteri dari kencing tikus yang menjangkiti manusia ini adalah Leptospira sp. 

Penyebaran dari bakteri Leptospira sp ini bisa melalui tempat sampah yang terbuka dan biasanya sampahnya berceceran. Hal inilah yang mengundang tikus datang ke tempat sampah. Selain itu genangan air atau banjir bisa menjadi penyebaran bakteri Leptospira yang sangat sempurna. Apalagi saat ini Kota Surabaya sudah memasuki musim penghujan. Di mana akan banyak terjadi genangan di tempat-tempat tertentu. 

Menurut ilmu Kedokteran, gejala dari Leptospirosis adalah sebagai berikut :

  1. Demam tinggi
  2. Batuk
  3. Sering mual dan muntah
  4. Nyeri pada otot di daerah punggung dan betis
  5. Biasanya muncul bercak kemerahan pada kulit atau mata
  6. Kulit dan mata menguning, seperti terkena penyakit kuning
  7. Kalau sudah parah, biasanya akan mengalamu kencing berdarah
Ada beberapa cara agar kita bisa terhindar dari penyakit Leptospirosis ini, yaitu :


  1. Selalu buang sampah pada tempatnya
  2. Usahakan mempunyai tempat sampah yang tertutup agar tidak mudah di masuki oleh tikus 
  3. Bila mempunyai tempat penampungan air, selalu tutup dengan rapat dan kuraslah secara berkala
  4. Apabila akan membersihkan sampah atau genangan air. Usahakan memakai sepatu boot dan sarung tangan yang terbuat dari karet
  5. Biasakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum beraktifitas, terutama sebelum makan. 

 Agar wabah dari penyakit Leptospirosis ini tidak menyebar, saat ini Pemerintah Kota Surabaya mulai melakukan tindakan. Tindakan tersebut berupa perbaikan di rumah kediaman Sukatono ini. Hal ini di karenakan rumah beliau sangat kotor dan banyak sekali sarang tikus. Bahkan bau kencing tikus sangat terasa ketika memasuki rumah tersebut. 

Petugas dari Linmas yang di terjunkan oleh Satpol PP Kota Surabaya juga telah memasang perangkap tikus. Hasilnya, dalam sehari saja 5 tikus langsung masuk ke perangkap. Saat ini rumah dalam tahap perbaikan dengan pemberian keramik pada lantai dan pembenahan pada atap. KOndisi ketiga anak Sukaono ini juga dalam pantauan dinas kesehatan Kota Surabaya. Hal ini mutlak di lakukan untuk menjaga mereka tertular oleh bakteri Leptospirosis ini.(Yanuar Yudha) 

Mahasiswa Kota Surabaya Percantik Kawasan Wonowisata Bintang Mangrove

Manunggal - Mahasiswa Kota Surabaya Percantik Kawasan Wonowisata Bintang Mangrove - Pancaran sinar matahari di Kota Surabaya pada hari Sabtu pagi (18/11/2017) terasa sangat menyengat. Namun hal ini tidak membuat semangat para mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari beberapa Universitas di Kota Surabaya ini patah semangat. Sejak pukul 08.30 wib mereka sudah mulai berdatangan di kawasan Wonowisata Bintang Mangrove yang berada di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya.

Kegiatan mereka pagi ini adalah melakukan pengecatan di beberapa area Wonowisata Bintang Mangrove serta pembangunan gapura daur ulang. Sebanyak 15 orang pagi ini berkumpul di tepi dermaga Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Sebanyak 15 mahasiswa ini kemudia membagi dirinya menjadi 4 tim. Tim pertama melakukan pengecatan pada Gapura Wonowisata Bintang Mangrove. Tim ke dua melakukan pengecatan mural pada dinding rumah di dekat gapura masuk. Tim ke tiga melakukan pengecatan pada tempat pelelangan ikan. Dan Tim terakhir melakukan pembuatan gapura daur ulang. 

Gapura daur ulang ini terbuat dari botol aqua bekas berukuran 600ml. Botol aqua tersebut kemudian di isi dengan pasir dan di bentuk menyerupai gapura. Gapura daur ulang ini akan memperkuat kesan adanya proses daur ulang yang di lakukan di Bank Sampah Bintang Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Peran Bank Sampah Bintang Mangrove inilah yang nantinya akan menjadi pembeda kawasan Wisata Mangrove Gunung Anyar ini dengan kawasan wisata mangrove lainnya.

Sebelum di lakukan kerja bakti, pada pagi harinya juga di lakukan penghijauan di sekitar Dermaga Wonowisata Mangrove Gunung Anyar. Kegiatan penghijauan ini di laksanakan dengan melakukan penanaman bibit mangga. Sebanyak 5 bibit mangga jenis manalagi berukuran 1 meter di tanam di depan rumah warga. Selanjutnya, untuk perawatan harian akan di lakukan oleh warga yang rumahnya di tanami bibit mangga tersebut.

Dalam kesempatan ini, Lurah Gunung Anyar Tambak.............. beserta jajarannya juga melakukan peninjauan terhadap Pos Pantau yang sedang dalam tahap pembangunan. Pos Pantau Mangrove ini di bangun hingga mendekati laut lepas. Di perlukan perjalanan kurang lebih satu jam dengan perahu untuk mencapainya. Pos Pantau Mangrove ini sepenuhnya terbuat dari bambu dan kayu. Bahkan untuk pondasinya yang tertanam di sungai juga terbuat dari bambu. Hal ini mutlak di lakukan untuk menjaga ekosistim yang ada di sungai tersebut.   

Nantinya Pos Pantau Mangrove ini akan menjadi titik point penting dalam pengembangan Wonowisata Bintang Mangrove ini. Ketika Wonowisata Bintang Mangrove ini resmi di buka, para pengunjung akan di bawa ke Pos Pantau untuk beristirahat sejenak setelah mengarungi sungai. Di Pos Pantau ini para pengunjung akan bisa menikmati kuliner khas Gunung Anyar seperti ikan asap dan kerupuk ikan.   

Lurah Gunung Anyar tambak,    sangat meng-apresiasi kegiatan yang di lakukan oleh para mahasiswa ini. ...... berharap agar kegiatan ini rutin bisa di laksanakan hingga kawasan wisata ini bisa berkembang dengan baik. "Terimakasih juga saya ucapkan kepada pihak PLN yang telah menjadi bapak asuh dari kawasan wisata Wonowisata Bintang mangrove ini sejak awal pembangunannya" terang     . Di harapkan pada tahun 2018 nanti, kawasan Wonowisata Bintang Mangrove ini bisa di buka untuk umum. Dan harapannya pengelola dari kawasan wisata ini adalah warga lokal sendiri. Sehingga bisa meningkatkan taraf perekonomian bagi wilayah di sekitar Wonowisata Bintang Mangrove. (Yanuar Yudhatama) 

Jalan Raya Rungkut Madya Semakin Di Lebar

Manunggal - Jalan Raya Rungkut Madya Semakin Di Lebar - Jalan Raya Rungkut Madya adalah jalan tersibuk di kawasan Kecamatan Rungkut Kota Surabaya. Di jalan inilah pusat nadi perekonomian Kecamatan Rungkut berada. Jalan Raya Rungkut Madya ini juga merupakan pembatas dengan Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya. Tiap harinya, jalan yang membentang dari Pasar Pahing hingga ke arah Kampus UPN Gunung Anyar ini selalu di lewati tidak kurang dari 1500 kendaraan per-harinya.

Dengan kondisi yang demikian, maka tidak heran apabila Jalan Raya Rungkut Madya ini menjadi jalur tersibuk di Kecamatan Rungkut. hampir di sepanjang jalan ini berdiri ruko maupun tempat usaha, mulai dari kelas kaki lima hingga modern. Jalan Raya Rungkut Madya  ini mempunyai panjang sekitar 2,5 km dengan lebar 8 meter. Kondisi permukaannya terbilang tidak rata alias penuh dengan tambalan meskipun tidak ada yang berlubang. Sehingga bisa membuat pengendara cukup merasakan getaran ketika mengendarai kendaraannya.

Jalan Raya Rungkut Madya ini akan menjadi jalur sibuk pada saat jam pulang kerja, yaitu sekitar pukul 16.00wib. Arus kendaraan yang berasal dari jalan Ir Soekarno akan melewati jalan ini sebelum masuk ke arah perumahan-perumahan di kawasan Gunung Anyar dan sekitarnya. Biasanya pada jam tersebut akan muncul kemacetan di depan kampus UPN Surabaya.

Untuk lebih menambah daya tampung Jalan Raya Rungkut Madya ini, Pemkot Surabaya mulai melakukan pelebaran jalan. Pelebaran jalan ini di lakukan dengan cara menutup lapisan tanah yang ada di sebelah jalan beraspal. Dengan melakukan pengaspalan ini, maka antara bangunan di tepi jalan dan Jalan Raya Rungkut Madya tidak terdapat lagi pemisah berupa jalan tanah. Semuanya sudah berupa jalan aspal. Lebar jalan yang berkontur tanah ini sekitar 1 sampai 2 meter dari sisi jalan. Pengerjaan ini nantinya akan di lakukan secara bertahap, hingga semua jalan tanah akan tertutup lapisan aspal.

Dengan menambah kapasitas jalan dari Jalan Raya Rungkut Madya ini, maka di harapkan dapat memperlancar arus kendaraan dari arah Jl. Ir Soekarno. Namun yang harus menjadi perhatian ekstra adalah kondisi Jalan Gunung Anyar Sawah. Jalan yang merupakan sambungan dari  Jalan Raya Rungkut Madya ini hanya cukup di lalui oleh satu mobil pada setiap sisinya. Hal ini tentu saja akan menjadi botle neck dan akan menjadi pusat kemacetan bila tidak segera di atasi.

Yang sangat perlu di perhatikan dari adanya proyek pengaspalan ini adalah daya serap air yang akan berkurang. Apabila sebelumnya tanah bisa menyerap air, maka jika di berikan lapisan aspal air tidak akan terserap. Jika kontruksi jalan aspal tersebut kurang bagus, yang di takutkan adalah timbulnya genangan air di sisi Jalan Raya Rungkut Madya. Hal in tentunya bisa merusak fisik dari jalan Jalan Raya Rungkut Madya tersebut. Apalagi pada bulan November ini, Kota Surabaya di perkirakan sudah memasuki musim penghujan. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek ini di garap oleh Dinas pekerjaan Umum dan Pematusan Kota Surabaya. Sebanyak 2 dumntruk berisi aspal setiap harinya ada di kawasan Jalan Raya Rungkut Madya untuk melakukan pengaspalan. Proyek ini di lakukan pada siang hari dengan jumlah petugas 5- 6 orang. Para petugas ini juga di bekali alat berat untuk meratakan aspal. (Yanuar Yudha)  


Pengaspalan di Jalan Raya Rungkut Madya

Pengaspalan di Jalan Raya Rungkut Madya


Operasi Katarak Gratis 2017 Oleh RSAL Kota Surabaya

Manunggal - Operasi Katarak Gratis 2017 - Indonesia adalah negara dengan penderita buta katarak tertinggi di Asia. Bahkan untuk tingkat dunia, Indonesia masih nangkring di urutan 3 besar dengan negara penderita buta katarak tertinggi. Fakta-fakta ini tentunya sangat menyedihkan dan membuat kita menjadi miris. Untuk itulah saat ini banyak pihak yang dengan segenap tenaga berusaha untuk membantu para penderita buta katarak ini agar bisa terbebas dari penyakit yang di alaminya. Salah satunya adalah dengan cara melaksanakan bakti sosial Operasi Katarak Gratis.

Apakah penyebab dari penyakit buta katarak ini ?
  1. Usia : Faktor usia merupakan penyebab utama dari munculnya penyakit katarak. Hal ini di karenakan fungsi dari lensa mata yang semakin menurun ketika usia semakin bertambah. 
  2. Trauma: Faktor trauma bisa menyebabkan penebalan, dan pembengkakan, serta munculnya warna putih pada serat lensa. Warna putih inilah yang nantinya akan membentuk dan menyebabkan penyakit katarak. 
  3. Genetika : Faktor keturunan merupakan salah satu penyebab timbulnya sakit katarak. Hal ini di karenakan kelainan pada kromosom bisa mempengaruhi tingkat kualitas pada lensa mata.
  4. Penyakit Kulit : Jangan remehkan penyakit kulit. Karena ada beberapa dari penyakit kulit ternyata dapat mempengaruhi kesehatan dari lensa mata. Penyakit kulit ini seperti halnya dermatitis atopik,  eksim, pemfigus dan ichthyosis.
  5. Infeksi : Jenis infeksi tertentu seperti kusta, toksoplasmosis, dan cysticercosis dapat memicu timbulnya katarak. Oleh karena itu apabila Anda mengalaminya, sebaiknya segera obati penyakit tersebut sebelum infeksi penyakit ini menyebar.
  6. Diabetes : Penyakit ini merupakan penyebab dari penyakit katarak. Enzim aldosa  reduktase-lah yang bisa memicu timbulnya penyakit katarak.
Untuk mengurangi masyarakat penderita penyakit katarak yang ada di Kota Surabaya. Saat ini terdapat Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis 2017 yang di selenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonsia, Rumah Sakit Angkatan Laut Dr Ramelan Kota Surabaya dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia.     

Operasi Katarak Gratis 2017 ini akan di laksanakan pada tanggal 4 Desember 2017 hingga tanggal 8 Desember 2017. Nantinya lokasi dari Operasi Katarak Gratis 2017 akan bertempat di Rumah Sakit Dr Ramelan Kota Surabaya (RSAL) yang beralamatkan di Jalan Gadung 1 Jagir Wonokromo Surabaya.

Acara Operasi Katarak Gratis 2017 ini bersifat GRATIS dan terbuka untuk umum. Bagi warga Kota Surabaya yang ingin mengikuti Operasi Katarak Gratis 2017 ini di harapkan segera melakukan pendaftaran ke nomor-nomor kontak resmi yang telah di sediakan. Nomor kontak tersbut adalah :
  1. Rumkital Dr Ramelan (RSAL) Kota Surabaya : 031 - 8438153 / 54
  2. Saudara Atik : 0817 5061 146
  3. Saudara Nana : 0813 3232 0301
Persyaratan untuk mengikuti Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis 2017 ini cukup mudah. Yaitu hanya perlu membawa Fotokopi KTP yang masih berlaku. Apabila masih belum memiliki KTP (KTP Elektronik) bisa membawa Surat Keterangan (Suket) pengganti E-KTP sementara yang di keluarkan oleh Dispendukcapil.

Proses pendaftaran Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis 2017 ini akan di laksanakan pada tanggal 7 November 2017 dan akan di tutup pada tanggal 30 November 2017. Pada pendaftaran ini nantinya juga akan di lakukan screening bagi penderita katarak. Jadi para penderita katarak harus hadir pada saat pendaftaran untuk pemeriksaan awal. Proses pendaftaran Operasi Katarak Gratis 2017 ini akan di buka pada pukul 08.00wib hingga pukul 12.00wib setiap hari kerja (hari Senin hingga hari Jum'at). Yanuar Yudha


Puluhan Rumah Di Gunung Anyar Roboh

Manunggal - Puluhan Rumah Di Gunung Anyar Roboh - Pada hari Selasa (01/10/2017), tepat pukul 08.00 pagi di kawasan Gunung Anyar Tengah mendadak menjadi ramai. Lokasi keramaian ini berada persis di ujung jalan Merr 2C yang berbatasan dengan sungai Kebon Agung. Tampak di lokasi 5 buah truk yang mengangkut puluhan personel Satpol PP Kota Surabaya. Selain itu terdapat pula beberapa anggota dari pihak Kepolisian dan unsur TNI. 

Pemerintah Kota Surabaya sendiri juga menerjunkan puluhan petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan. Tidak ketinggalan 2 alat berat juga di terjunkan di lokasi tersebut. Rupanya aksi tersebut adalah rangkaian dari perobohan bangunan rumah yang terkena imbas dari proyek Merr 2C.

Proyek Merr 2C sendiri adalah terusan dari jalan Merr yang saat ini bernama Jalan. Ir.Soekarno. Sejatinya proyek Jalan Merr ini akan memiliki ukuran sepanjang 15km bila Merr 2C Gunung Anyar ini telah tuntas. Jalur Merr memang menjadi andalan untuk mengurai kemacatan yang terjadi di tengah kota. Namun saat ini kondisinya masih terhambat di kawasan Gunung Anyar Surabaya. Hal ini di sebabkan oleh alotnya pembebasan lahan pada kawasan yang terletak di paling timur Kota Surabaya ini. 



Saking alotnya masalah pembebasan lahan, proyek kelanjutan Merr 2C ini terlihat mangkrak sejak tahun 2012. Inilah yang kemudian mengakibatkan terjadinya macet di Jalan Soekarno pada saat berangkat dan pulang kerja. Maka dari itu, saat ini Pemerintah Kota Surabaya melakukan percepatan untuk pembebasan lahan dan persil rumah yang masih berdiri.

Seperti yang terjadi pada pagi kemarin, Pemerintah Kota Surabaya kembali membebaskan delapan persil yang harga kesemuanya adalah 2,2 milyar. Dengan sudah di bebaskannya delapan persil ini , berarti pekerjaan rumah yang adalah membebaskan 26 persil lainnya. Ke-26 persil ini terdiri dari 9 rumah dan 17 tanah sawah. 

Pemerintah Kota Surabaya menargetkan pembebasan keseluruhan lokasi untuk jalan Merr2C bisa selesai tahun ini. Total panjang persil yang di bebaskan adalah 1.6 kilometer. Namun sebagian jalan nanti yang mengerjakan adalah pengembang yang lahannya juga dilintasi oleh Jalan Merr2C, yaitu Puri Mas.

Pembangunan Jalan Merr2C ini di targetkan akan di laksanakan pada tahun 2018 mendatang. Oleh karena itu, semua pembebasan lahan haruslah selesai pada tahun 2017 ini. Pemerintah Kota Surabaya sendiri mengaku sudah menyiapkan dana sekitar 80 milyar untuk pembangunan jalan sepanjang 1,6 km ini.

Berdasarkan pantauan dari Manunggal Media, selama proses pembongkaran persil ini tidak ada gejolak yang cukup berarti. Jadi semua petugas Kepolisian, Satpol PP Kota Surabaya dan Unsur TNI praktis hanya melihat saja. Semua pekerjaan di lakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan. Bersenjatakan 2 alat berat berupa bego satu persatu dinding bangunan mereka robohkan. Untuk persil yang jalan masuknya sempit, mereka melakukannya dengan cara manual. 

Tidak hanya dari petugas dari Pemkot yang melakukan pembongkaran. Beberapa warga juga melakukan pembongkaran sendiri terhadap bangunannya yang terkena imbas dari Jalan Merr 2C ini. SEperti yang di lakukan oleh Lamidi (52) yang sempat di temui oleh Menanggal Media. Lamidi mengungkapkan kalau semua pembayaran dari Pemkot Surabaya telah lunas. Namun dia tetap tinggal di sini meskipun rumahnya tinggal seperenpat dari rumah awalnya dulu. "nanti saya akan buka usaha mas, kalau Merr2C ini sudah jadi" jelas Lamidi. (Yanuar Yudha).

Inilah Lokasi Pertempuran Saat Parade Surabaya Juang 2017

Manunggal - Inilah Lokasi Pertempuran Saat Parade Surabaya Juang - Dua hari lagi, Kota Surabaya akan kembali di ramaikan oleh suasana pertempuran. Maka jangan terkejut, apabila nanti pada hari pelaksanaannya akan muncul banyak serdadu-serdadu Belanda, Inggris dan Gurka. Namun jangan panik dan terburu-buru untuk mengungsi keluar kota. Karena para laskar Arek-Arek Suroboyo akan selalu siap untuk menghadapi para tentara yang ingin merebut Kota Surabaya sampai titik darah penghabisan. Perang di jalanan protokol Kota Surabaya ini di akan kemas dalam acara Parade Surabaya Juang 2017.

Anda sudah pernah menyaksikan Parade Surabaya Juang 2016 tahun lalu...?. Kalau sudah, maka anda di larang untuk melewatkan aksi-aksi yang akan terjadi pada Parade Surabaya Juang 2017 kali ini. Ketua Komunitas Surabaya Juang Herry Lentho mengungkapkan bahwa pada Parade Surabaya Juang 2017 kali ini akan lebih meriah lagi. Hal ini di karenakan semakin banyaknya peserta parade yang akan ikut serta. "Tidak kurang dari 28 unsur komunitas telah bergabung untuk ikut serta dalam Parade Surabaya Juang 2017 kali ini" jelas Herry Lentho.

Panjang rute yang akan di tempuh oleh para peserta parade ini adalah 6.5km. Para peserta Parade Surabaya Juang 2017 ini akan berangkat dari kawasan Tugu Pahlawan Kota Surabaya untuk menuju ke Taman Bungkul Surabaya. Retno Hariati selaku Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya menerangkan bahwasannya ada perbedaan mendasar pada acara Parade Surabaya Juang 2017 ini. Pada tahun ini akan ada lebih banyak lagi aksi-aksi teatrikal yang di lakukan. Kami akan mengupayakan kegiatan Parade Surabaya Juang ini untuk mendapatkan lisensi dari Kementrian Pariwisata, sehingga akan di masukkan ke dalam agenda tahunan Pariwisata Indonesia.

Bagi warga Kota Surabaya yang ingin menyaksikan Parade Surabaya Juang 2017 dari dekat di harapkan waspada. Hal ini di karenakan pada kali ini akan di lengkapi dengan ledakan bom. Bukan hanya ssatu melainkan 3 buah bom akan di ledakkan untuk memberikan efek dramatis pada acara Parade Surabaya Juang 2017.

Lokasi dari teatrikal yang akan di laksanakan pada acara Parade Surabaya Juang 2017 kali ini adalah :
  1. Viaduk Jalan Pahlawan : Teatrikal Sumpah Pregolan (Merdeka atoe Mati)
  2. Gedung Siola Jalan Tunjungan : Teatrikal Perang Madun dan Perang TKR Laut
  3. Hotel Majapahit : Para Veteran dan Barisan Pelajar Nusantara akan berhenti untuk melakukan Upacara dan akanada pembacaan puisi oleh walikota Surabaya Tri Rismaharini
  4. Gedung Grahadi : Teatrikal Pidato Gubenur Suryo
  5. Monumen Bambu Runcing : Teatrikal Peperangan
  6. Monumen Perjuangan Polri : Pengibaran Bendera Merah Putih dan Pembacaan Proklamasi Polri
  7. Taman Bungkul Surabaya : Lokasi Teatrikal terakhir.      
Peserta Parade Surabaya Juang 2017 ini nantinya akan berangkat dari kawasan Tugu Pahlawan Surabaya pada pukul 08.00wib dan langsung melakukan teatrikal pertempuran di viaduk. Di perkirakan Parade Surabaya Juang 2017 ini akan tiba di Taman Bungkul Surabaya pada pukul 11.00wib. 

Nantinya, pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan akan melakukan penutupan secara parsial. Artinya tidak semua jalan di tutup pada pukul 08.00wib sampai 11.00wib. Setiap kali peserta Parade Surabaya Juang 2017 telah lewat maka jalan akan langsung di buka kembali. Jadi jangan sampai  kelewatan untuk menyaksikan acara Parade Surabaya Juang 2017 pada tanggal 05 November 2017. Ajak keluarga dan teman anda untuk menyaksikannya di hari Minggu ini. (Yanuar Yudhatama).

Manunggal FanPage

Lapor Cak

Total Kunjungan