News Scroll

Pojok Rungkut

Seputar Surabaya

Kegiatan KIM

Umum

Manunggal Vlog

Tarif Tol Mojokerto - Jombang Telah Di Tentukan

Manunggal - Penyelesaian proyek Jalan Tol Surabaya - Solo adalah proyek yang sangat di nanti-nantikan oleh warga Jawa Timur. Hal ini dikarenakan sangat padatnya arus kendaraan bila kita dari Kota Surabaya menuju ke Kota Solo/Jogja. Biasanya kepadatan ini akan terlihat jelas pada saat libur panjang ataupun pada saat Lebaran tiba. Pada saat libur panjang tiba rute Surabaya - Jogja ini merupakan rute favorit kebanyakan orang. Keadaan ini dapat di buktikan dengan sering kosongnya bis jurusan Solo atau Jogjakarta di terminal Purabaya - Sidoarjo apabila libur panjang tiba.

Kepadatan arus Surabaya Jogja ini biasanya terjadi mulai dari Raya Kletek Sidoarjo, Kota Mojokerto, Perak -Jombang, Alas Saradan - Madiun, Mengkreng, Mertek dan seterusnya. Kalau tidak macet Kota Surabaya dan Kota Jogjakarta bisa di tempuh selama 5 sampai 6 jam. Namun jika sudah mulai padat, maka perjalanan bisa molor hingga 12 jam lebih. Jadi jalan tol Surabaya - Solo ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi tingkat kepadatan kendaraan.

Tol Surabaya - Solo ini terbagi menjadi 4 seksi, yaitu :

  1. Seksi 1. Jalur ini menghubungkan Bandar Kedungmuyo dan Tembelang, Kabupaten Jombang. Seksi satu ini sudah selesai di bangun sejak tahun Oktober 2014. Tarif tol seksi 1 yang mempinyai panjang 14.7 kilometer ini adalah Rp. 11.000
  2. Seksi 2. Jalur ini menghubungkan Tembelang, Kabupaten Jombang dan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Seksi dua ini sudah selesai di bangun sejak Agustus 2017 dan memiliki panjang 19.9 kilometer. 
  3. Seksi 3. Jalur ini menghubungkan Gedeg, Kabupaten Mojokerto dan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Seksi tiga ini sudah selesai di bangun sejak Desember 2016 dan memiliki panjang 5 kilometer. 
  4. Seksi 4. Jalur ini memiliki panjang 0.9 kilometer dan akan terkoneksi dengan jalur Tol Solo _ Kertosono. Seksi 4 ini menghubungkan desa Gondangmanis dan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang.
Setelah selama 14 hari Seksi 2 ini di buka untuk umum dan sifatnya gratis, mulai tanggal 10 September 2017 seksi 2 sudah mulai menerapkan pembayaran. Pembayaran ini di karenakan telah terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait besaran Tarif Tol Mojokerto - Jombang ini.

Jika di pisah menurut seksi-nya masing-masing, maka Tarif Tol Mojokerto - Jombang adalah sebagai berikut :
  1. Masuk dari Gerbang Tol Mojokerto Barat ke Gerbang Tol Bandar dan sebaliknya sebaliknya
  • Golongan I akan di kenakan tarif Rp40.000
  • Golongan II akan di kenakan tarif Rp60.000
  • Golongan III akan di kenakan tarif Rp80.500
  • Golongan IV akan di kenakan tarif Rp100.500
  • Golongan V akan di kenakan tarif Rp120.500
      2. Dari Gerbang Tol Mojokerto Barat ke Gerbang Tol Jombang dan sebaliknya

  • Golongan I akan di kenakan tarif Rp23.000
  • Golongan II akan di kenakan tarif Rp34.500
  • Golongan III akan di kenakan tarif Rp46.000
  • Golongan IV akan di kenakan tarif Rp57.500
  • Golongan V akan di kenakan tarif Rp69.500
     3. Dari Gerbang Tol Mojokerto ke Gerbang Tol Bandar dan sebaliknya

  • Golongan I akan di kenakan Rp46.000
  • Golongan II akan di kenakan Rp69.000
  • Golongan III akan di kenakan Rp92.000
  • Golongan IV akan di kenakan Rp115.000
  • Golongan V akan di kenakan Rp138.000
      4. Dari Gerbang Tol Mojokerto ke Gerbang Tol Jombang dan sebaliknya

  • Golongan I akan di kenakan tarif Rp29.000
  • Golongan II akan di kenakan tarif Rp43.500
  • Golongan III akan di kenakan tarif Rp58.000
  • Golongan IV akan di kenakan tarif Rp72.000
  • Golongan V akan di kenakan tarif Rp86.500
      5. Dari Gerbang Tol Bandar ke Gerbang Tol Jombang dan sebaliknya

  • Golongan I  akan di kenakan tarif Rp17.000
  • Golongan II  akan di kenakan tarif  Rp25.500
  • Golongan III  akan di kenakan tarif  Rp34.000
  • Golongan IV  akan di kenakan tarif  Rp42.500
  • Golongan V  akan di kenakan tarif  Rp51.000
      6. Dari Gerbang Tol Mojokerto ke Gerbang Tol Mojokerto Barat dan sebaliknya

  • Golongan I  akan di kenakan tarif  Rp6.000
  • Golongan II  akan di kenakan tarif  Rp8.500
  • Golongan III  akan di kenakan tarif  Rp11.500
  • Golongan IV  akan di kenakan tarif Rp14.500
  • Golongan V  akan di kenakan tarif  Rp17.500
Dengan sudah beroperasinya sebagian Tol Surabaya - Ngawi ini, tentunya bisa menjadi pilihan bagi masyarakat, untuk lewat jalan reguler atau jalan berbayar (tol). Meskipun baru beroperasi pada seksi 1,2 dan 3 di harapkan bisa membantu masyarakat yang hendak melakukan perjalanan Surabaya - Jogja dengan lebih cepat. Karena jalur kendaraan semakin banyak, di harapkan tingkat kecelakaan juga akan semakin berkurang. (Yanuar Yudha)

Risma Mulai Bike To Work, pada Jum'at pagi

Manunggal - Jum'at pagi (29/09/2017), ada pemandangan baru di beberapa ruas jalan Kota Surabaya. Tampak banyak pria dan wanita paruh baya yang melakukan gowes pagi ini. Hal ini merupakan pemandangan yang tidak biasa. Karena lazimnya pemandangan ini hanya bisa di temukan pada hari Minggu pagi, terutama pada saat Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan). Ternyata kebanyakan dari mereka yang bersepeda pada Jum'at pagi adalah para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan beberapa anggota dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya.

Gagasan bersepeda di hari Jum'at ini rupanya merupakan himbauan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Hal ini tertuang dalam Peraturan Walikota Surabaya nomor 1 tahun 2017. Dalam aturan tersebut di himbau untuk semua PNS agar melaksanakan program Bike To Work pada setiap Jum'at di akhir bulan. Akibat himbauan ini, kawasan Balai Kota Surabaya, yaitu Jalan Jimerto terlihat bebas dari kendaraan bermnotor, baik roda dua maupun roda empat. Yang tampak adalah puluhan sepeda angin yang berjejer di pinggir jalan. 

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini rupanya bukannya seorang pemimpin yang hanya suka memberikan perintah saja. Ini di buktikannya dengan melakukan gowes sepeda angin dari rumah pribadinya yang berada di Pondok Indah Wiyung menuju ke Balai Kota Surabaya. Outfit yang di kenakan Risma pagi ini juga tidak terlalu istimewa, yaitu berupa atasan jaket warna merah bata, bawahan celana hitam, sepatu olahraga warna pink dan tidak ketinggalan helm warna hitam sebagai pelengkap keselamatan. Yang unik Risma juga men"cangklong" tas anyaman warna coklat dengan tulisan "Walikota Surabaya".

Sepeda yang di kendarai Walikota Surabaya ini bukanlah sepeda baru, melainkan sepeda hadiah dari mantan Menteri Lingkungan Hidup pada tahun 2013 silam. Sepeda bermerk Btrix ini merupakan sepeda listrik dengan kapasitas 36volt. Sepeda ini di lengkapi dengan panel LCD dan rem model Disk Brake. "Sepeda ini hadiah karena Kota Surabaya sering memenangi lomba lingkungan hidup tingkat Asia" tutur Risma. Menurut sumber yang ada, harga asli sepeda ini adalah 9.1 juta per-unitnya. Namun karena jarang di pakai perlengkapan elektriknya sudah tidak lagi berfungsi. 

Tepat pukul 04.45wib Risma mulai mengayuh sepedanya. Beliau di temani oleh Sekkota Surabaya, para assisten walikota dan beberapa jajaran perangkat daerah terkait. Rute yang di lalui adalah  Jl.Raya Wiyung (Komplek kediaman probadi) – Jl.Gunung Sari lalu mengarah ke Bumiharjo/ Terminal Joyoboyo, belok kiri ke arah Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di sini rombongan sempat berhenti sejenak untuk mengamati kondisi jalanan, lalu dilanjutkan menuju ke Jl.Raya Darmo dan Urip Sumoharjo. Rombongan lalu menyebrang ke Jl.Basuki Rahmat hingga ke Jl.Gubernur Suryo. Di sini rombongan berhenti sebentar di depan Gedung Grahadi. Perjalanan di lanjut ke arah Yos Sudarso hingga tiba di balai Kota Surabaya.

Tepat pukul 06.15wib rombongan Walikota Surabaya tiba di Balai Kota. Ketika di tanya bagaimana rasanya mengayuh sepeda selama 1 jam lebih. Risma menjawab dengan tersenyum "Asli, sikilku sek kemeng iki...sepedaku rasane kok abot-men pancalane"keluhnya. Ternyata sepeda Risma salah settingan, setelah di seting ulang barulah sepedanya terasa ringan. "Awalnya memang terasa berat, namun saya yakin kalau sudah kebiasaan, akan biasa" jelasnya.

Sebenarnya Apakah ada menfaat dari Bike To Work ini..?. Devina Elvaretta Puspamurti salah seorang komunitas Subcylist Surabaya menuturkan, bahwa olahraga sepeda ini banyak sekali manfaatnya. "Mulai dari menambah stamina tubuh, Menurunkan berat badan, maupun membuat badan terasa segar" jelasnya. "Yang penting badan bisa mengeluarkan keringat, itu yang membuat badan sehat, kalau menurunkan berat badan, ga bisa secara drastis ya..,namun .bertahap" sambungnya. (Yanuar Yudha)

Gunung Agung Di Pastikan Meletus Pada Malam Ini ?

Manunggal - Gunung Agung Di Pastikan Meletus Pada Malam Ini ?- Seperti kita ketahui bersama bahwasannya Gunung Agung yang terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karang Asem, Pulau Bali ini sedang dalam status Siaga. Level Siaga ini telah di tetapkan oleh Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) pada beberapa hari lalu. Hal ini di karenakan tingkat energi kegempaan Vulkanik Gunung Agung terus meningkat dan siap untuk meletus kapan saja.

Melihat keadaan ini, maka kawasan Gunung Agung dan sekitarnya sudah di tetapkan dalam keadaan tanggap darurat dan para penduduk di kawasan ini di haruskan untuk mengungsi. Menanggapi hal ini beberapa negara, bahkan sudah mengeluarkan himbauan kepada warganya agar tidak berkunjung dulu ke pulau Bali. Hal ini seperti yang di lakukan oleh negara tetangga kita, Singapura.

Namun sayangnya, di tengah-tengah suasana yang mencekam dan mengkhawatirkan ini, ternyata bermunculan berita-berita hoax mengenai kondisi terakhir Gunung Agung Meletus ini. Berita Hoax mengenai Gunung Agung Meletus ini banyak tersebar melalui pesan Whatsapp maupun melalui media sosial seperti facebook dan lain-lain.

Beberapa berita Hoax yang dapat Manunggal himpun dari beberapa aplikasi adalah sebagai berikut : 
  1. Dipastikan Gunung Agung Meletus pada malam ini. Pusaran arah angin akan menuju ke arah Barat. Dan langsung menuju ke Kota Surabaya. Bagi yang tinggal di Kota Surabaya dan sekitarnya harap menyiapkan masker. Arah dari debu vulkanik akan menuju Kota Surabaya dan bila  merujuk kondisi letusan pada tahun 1963 lalu, kondisi debu akan sangat tebal sehingga pada saat siang hari, matahari tidak akan tampak, karena tertutup oleh partikel debu vulkanik.  
  2. Hati2 kepada semua warga Jawa Timur, status 4 Awas, Gunung Agung Bali akan meletus, informasi akurat dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, harap ber-hati-hati jika anda dalam perjalanan ke arah Jawa Timur.  Perkiraan instansi yang berwenang Gunung Agung dalam jangka waktu dekat ini akan segera meletus hebat seperti yang terjadi pada tahun 1963. Yang mana abunya akan bisa mencapai di Kota Surabaya. Tebaran abu vulkanik ini paling tebal dan akan menghambat ruas jalan raya antara Kabupaten Banyuwangi - Kabupaten Jember - Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Lumajang hingga sampai kearah Kota Probolinggo. Hati2 bagi para pengendara kendaraan bermotor, harap tetap selalu waspada. 
Kabar Hoax ini tentu saja membuat warga Jawa Timur khususnya Kota Surabaya di buat sedikit panik. Bahkan Manunggal sempat bertemu dengan warga Rungkut Menanggal Surabaya yang berada di salah satu toko retail di sekitar Perumahan Rungkut Menanggal. "Lagi beli masker mas, persiapan kalau Gunung Agung Meletus, menurut kabar, debunya bakal mencapai Kota Surabaya" jelas Ita Pebri (30) kepada Manunggal. "Soalnya saya kalau kerja kan naik motor mas, jadi perlu masker banyak" sambungnya sambil membayar 1 dos masker kepada petugas kasir. Ketika Manunggal menanyakan mendapatkan kabar Gunung Agung Meletus dari mana, Ita menjawab dari Grup Whatsapp yang di ikutinya.  

Masih banyak warga Surabaya seperti contoh di atas yang percaya dan langsung men-share berita yang di dapatkan tanpa melakukan cek dan ricek terlebih dahulu. Padahal BNPB melalui situsnya telah menjelaskan bahwa saat ini memang telah terjadi peningkatan aktivitas dari Gunung Agung. Namun BNPB dan pengamat gunung api di Indonesia, maupun di luar negeri tidak akan bisa meramalkan dan memberikan kepastian kapan Gunung Agung Meletus. Apabila sudah ada yang bisa meramalkan dengan pasti kalau Gunung Agung Meletus maka itu di pastikan Hoax.

Bahkan saat ini juga beredar vidio yang menggambarkan Gunung Agung Meletus. Vidio ini juga menyebar luas lewat sarana Youtube. Namun jika di amati lebih lanjut vidio tersebut adakah vidio dari letusan Gunung Sunabung dan Gunung Soputan.

Untuk itu, sudah seharusnya kita lebih bijak dalam menganggapi berita yang beredar. Selalu cek dan ricek kabar yang kita terima. Karena apabila kita ikut menyebarkan Hoax, maka kita juga turut membuat resah pada masyarakat. (Yanuar Yudha) 

Walikota Surabaya Panen Cabai Di Kedung Baruk

Manunggal - Walikota Surabaya Panen Cabai Di Kedung Baruk - Teriknya mentari pagi rupanya tidak membuat warga yang ada di Kelurahan Kedung Baruk ini untuk melakukan panen perdana tanaman cabai. Lokasi panen perdana cabai ini terletak persis di samping Pos Keamanan (Pos Satpam) yang kebetulan terdapat lokasi lahan kosong di sampingnya. Panen perdana cabai ini di hadiri langsung oleh Lurah Rungkut bersama jajarannya. Tidak ketinggalan para pegiat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Rungkut, Muspika Kecamatan Rungkut, Camat Rungkut Drs. H.M Syafik,MSi, Danramil Kecamatan Rungkut, Mayor Inf Supriyo Triwahono, Kapolsek Kecamatan Rungkut, Kompol Esti Setija Oetami,SH, Para  Lurah se-kecamatan Rungkut, LPMK sekecamatan Rungkut, Ketua RW dan RT Kedung Baruk serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan ini juga di hadirkan stand dari Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Surabaya yang menyediakan bibit tanaman untuk warga secara gratis.



Cabai yang di tanam dengan sistim urban farming ini merupakan rangkaian dari Program Surabaya Pedas yang pada bulan April lalu di canangkan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Melalui program ini di harapkan para warga Kota Surabaya bisa melakukan penanaman bibit cabai sendiri di rumah masing-masing. Hal ini mengingat cabai yang pada saat itu harganya meroket tajam. Dalam program Surabaya Pedas ini setiap kelurahan yang ada di Kota Surabaya di berikan ratusan bibit cabai untuk kemudian di tanam sendiri. 

Kelurahan Kedung Baruk pada saat itu mendapatkan jatah sebanyak 350 bibit cabai. Oleh koordinator warga, bibit-bibit ini kemudian di tanam di beberapa tempat, salah satunya di tempatkan di samping pos keamanan ini. Setelah beberapa bulan di tanam, bibit cabai ini ternyata bisa tumbuh dengan subur. "Hal ini berkat kerjasama dari masyarakat Kedung Brauk mas"tutur Rahmat salah satu warga. "Kami setiap hari selalu bergantian untuk menyiramnya, jadi ada jadwal piket" sambungnya.

Tepat pukul 09.00wib kemudian Walikota Surabaya,  datang dan langsung di sambut antusias oleh warga Kedung Baruk. Dalam pidato singkatnya Tri Rismaharini sangat senang bisa berada di Kelurahan Kedung Baruk ini. Risma juga menyatakan keheranannya mengapa harga cabai ini bisa mahal, padahal cabai bisa tumbuh di mana saja. "Wong cabai itu di tanam di kaleng bekas saja bisa tumbuk kok, hanya kita saja yang terkadang malas untuk menanamnya" tuturnya. 

Risma juga menjelaskan bahwa Kota Surabaya saat ini telah menjadi pemasok sayuran berupa selada keriting dan selada ungu untuk Supermarket Hoky Surabaya. "Jangan di kira yang di supermarket Hoky itu, sayuran import, iku ngono teko Suroboyo dewe" jelasnya sambil tertawa kecil. 

Dalam kesempatan ini Risma juga menjelaskan mengenai beberapa penyakit yang sering di deritanya, namun bisa sembuh karena melakukan kegiatan berkebun di depan Balai Kota Surabaya. "Sakit sinus saya bisa hilang, karena hidung saya selalu saya arahkan ke sinar matahari setiap pagi hari, ini saya lakukan sambil menyirami bunga anggrek" terangnya.  Risma juga berpesan agar para masyarakat,  terutama yang sudah seusia dirinya agar tetap berolahraga, "Olahraga gak usah yang berat-berat, cukup sisram-siram tanaman, namun di lakukan secara rutin akan membuat kita sehat sepanjang hari" pesan Risma.  

Risma juga spontan menyatakan kegembiraannya ketika mulai memanen cabai. "Wah cabainya nyempluk-nyempluk yo"ungkap Risma. Dalam kesempatan ini Risma juga memberikan penghargaan dan piala kepada Kecamatan rungkut sebagai pemenang juara 1 dalam program Surabaya Pedas ini. Setelah penyerahan penghargaan Risma berharap kapada semua warga Kelurahan Kedung Baruk agar tetap terus melanjutkan program urban farming ini. (Yanuar Yudha)

Kota Surabaya Sebagai pemasok Pil PCC...?

Manunggal - Kota Surabaya Sebagai pemasok Pil PCC...? - Kabar mengejutkan sekaligus tidak mengenakkan terdengar di Kota Surabaya pada minggu ini. Tepat pada hari Selasa (19-09-2017), telah terjadi penggerebekan pada sebuah rumah di kawasan utara Surabaya. Lebih tepatnya di Perumahan Wisma Permai 1 No.24 Mulyorejo Kota Surabaya. Penggerebekan yang di lakukan oleh puluhan petugas dari Bareskrim Polri dan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menemukan obat yang sebagian besar di duga sebagai Pil PCC. Obat terlarang ini berbentuk bulat tipis berwarna putih. Tidak tanggung - tanggung Pil Pcc yang di temukan oleh pihak berwajib ini berjumlah 1.200.000 pil dalam bentuk siap edar.

Mencuatnya penemuan Pil PCC sebanyak 1,2 juta ini tentu saja membuat banyak masyarakat Kota Surabaya terkejut dan juga was-was. Apakah selama ini sudah banyak Pil PCC yang beredar di Kota Pahlawan ini. Pihak Kepolisian juga masih mendalamai apakah Pil PCC yang beredar di wilayah Indonesia Tengah dan Timur berasal dari Kota Surabaya ini. 

Pengungkapan kasus Pil PCC ini rupanya banyak di takutkan oleh warga Kota Surabaya. Seperti yang di ungkapkan oleh Ibu Susilowati warga Perumahan Rungkut Menanggal Surabaya, " Wah, ngene iki nggarai wedi mas, harus lebih ekstra ketat lagi dalam mengawasi anak-anak". "Aku ga gelem anakku koyo arek sing nang Facebook iku (kasus Kota Kendari.red)" lanjutnya.

Keberadaan Pil PCC ini mulai terkenal di publik sejak banyaknya kasus yang terjadi di Kota Kendari - Sulawesi Selatan. Tidak tanggung-tanggung, jumlah korban akibat Pil PCC di Kota Kendari ini mencapai 70 orang. Kasus akibat penyalahgunaan Pil PCC ini mulai banyak di sorot setelah di banyak media sosial di tayangkan beberapa anak dengan usia belia terlihat teler / mabuk di tengah jalan. Tampak dalam tayangan vidio tersebut si anak seperti mengalami halusinasi hebat sehingga seperti orang yang mengingau. Efek samping dari Pil PCC ini sangat membahayakan. Bahkan beberapa kasus, penggunanya sampai mengalami gangguan jiwa, sehingga harus di rawat di Rumah Sakit Jiwa.

Apa itu PCC...? : Pil PCC adalah adalah kepanjangan dari Paracetamol, Cafein dan Corisoprodol. nah mari kita ulas satu-persatu kandungannya. 

  • Paracetamol : Paracetamol adalah obat penghilang rasa nyeri yang di jual bebas. Biasanya obat ini terdapat pada obat sakit gigi, obat sakit kepala, obat flu, obat untuk nyeri sendi dan obat untuk nyeri haid. Paracetamol yang terdapat dalam Pil PCC ini mempunyai efek samping berupa : mata kuning, mual, kehilangan nafsu makan hingga kulit gatal-gatal. namun untuk pemakaian normal gejala ini tidak akan di temukan.
  • Cafein : cafein adalah zat yang terdapat pada minuman kopi maupun teh. Cafein ini berfungsi untuk menungkatkan fokus dan kesadaran serta kewaspadaan. Karena itulah ketika kita minum kopi maka rasa kantuk dan lelah kita langsung hilang. Cafein ini juga berfungsi menjadi stimulan pada otot, jantung dan sistim syaraf pusat. Bila zat ini di gabungkan dengan paracetamol maka bisa menjadi obat pain killer (pereda nyeri) yang kuat. Efek samping dari zat cafein ini adalah serangan rasa panik, kecemasan tinggi, peningkatan tekanan darah serta peningkatan pada asam lambung. 
  • Carisoprodol : Khusus untuk Carisoprodol ini, adalah obat yang tidak di jual secara bebas. Berbeda dengan 2 zat di atas. Carisoprodol dapat memotong sinyal rasa sakit yang akan di kirim ke otak. Obat ini bisa di gunakan untuk membuat relax pada otot. Sehingga kebanyakannya di gunakan untuk terapi otot. Efek samping yang sering terjadi adalah kehilangan tingkat kesadaran, membuat badan lemah, kejang-kejang, kehilangan fungsi penglihatan dan detak jantung meningkat drastis. 
Ketika ketiga bahan ini dicampur, maka akan menjadi obat yang saat ini di kenal dengan nama Pil PCC. Efeknya tentu saja sangat membahayakan karena bisa langsung menyerang ke syaraf pusat. Gangguan akibat mengkomsumsi obat ini adalah "bad Trip" di mana timbul rasa camas berlebihan, halusinasi, panik, ketakutan dan perubahan mood. Sehingga kebanyakan korban dari Pil PCC ini harus di ikat tangan dan kakinya agar tidak mengamuk. 


Yang lebih parah adalah bahwa penyebaran Pil PCC ini sangatlah masif. Bahkan beberapa media juga mengulas bahwa harga jualnya hanyalah sekitar 2000 untuk per-butirnya. Tentu saja dengan harga semurah itu, anak-anak bisa dengan mudah mendapatkannya. 

Oleh karena itu, mari kita lebih waspada lagi terhadap lingkungan di sekitar kita, dengan cara : 

  1. Kenali orang-orang di sekitar anda, seperti tetangga anda. Hindari sikap acuh.
  2. Pantau pergaulan anak-anak anda dengan cermat. jadilah orang tua yang bisa menjadi teman bagi anak anda, sehingga akan mengetahui dengan siapa mereka bergaul.
  3. Beri pemahaman kepada anak-anak anda mengenai apaitu narkoba dan sejenisnya. (Yanuar Yudha)

Cuaca Panas Ekstrim Mulai Landa Surabaya

Manunggal - Cuaca Panas Ekstrim Mulai Landa Surabaya - Saat ini Kota Surabaya sedang memasuki puncak dari musim kemarau. hal ini di tandai dengan paparan sinar matahari yang sangat menyengat. Kondisi cuaca panas ekstrim terasa merata ke seluruh pelosok Kota Surabaya, termasuk di kawasan Kelurahan Rungkut Menanggal. Kondisi sinar matahari yang cukup menyengat ini akan mulai terasa apabila kita keluar rumah pada pukul 09.00 wib. Dan cuaca panas ekstrim ini akan terus berlangsung hingga mereda pada pukul 16.00 wib.

Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena paparan sinar matahari yang menyengat ini adalah hal biasa yang terjadi pada puncak musim kemarau. Manunggal mencatat, fenomena cuaca panas ekstrim ini sudah berlangsung selama hampir 4 bulan ini. Masih menurut BMKG, puncak musim kemarau di KOta Surabaya akan berlangsung pada tanggal 22 dan 23 September 2017. Pada waktu tersebut, gerak semu matahari akan berada tepat di atas khatulistiwa. Hal ini akan mengakibatkan radiasi dari sinar matahari akan terserap secara maksimal ke permukaan bumi. Akibatnya suhu udara bisa mencapai 34 derajat celcius hingga 38 derajat celcius.

Keadaan ini bisa bertambah ekstrim apabila kota - kota di sekitar Surabaya mulai turun hujan. Hal ini seperti yang terjadi pada hari Minggu kemarin (18-09-2017) di mana Kota Malang sudah mulai turun hujan. Ternyata pada waktu yang sama suhu udara di Kota Surabaya meningkat hingga 1 sampai 2 derajat celcius.

Cuaca panas ekstrim ini di perkirakan akan berlangsung sampai akhir bulan November mendatang. Dimana pada bulan tersebut di perkirakan sudah memasuki musim penghujan. namun hal ini masih perlu pengkajian lagi secara mendalam, mengingat di sejumlah negara saat ini masih terserang beberapa badai yang cukup ekstrim. 

Cuaca panas ekstrim perlu di antisipasi dengan baik, karena ada beberapa gangguan kesehatan akibat panas yang berlebihan ini, yaitu :

  1. Heat Stroke : Heat Stroke dapat terjadi karena seseorang terkena paparan sinar matahari dengan suhu yang cukup tinggi. Gejala yang nampak adalah, demam yang cukup tinggi tinggi bisa mencapai 40ยบ C, mengeluarkan keringat dengan cukup banyak, Sakit pada kepala, Mata berkunang-kunang, kulit langsung memerah dan pada tingkat lanjut tubuh akan pingsan. 
  2. Dehidrasi akut : Dehidrasi ini di tandai dengan kepala pusing, kehausan, Urine berwarna gelap dan mata berkunang kunang.
Untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrim ini sebaiknya perlu di siapkan beberapa hal agar kita tidak terserang Heat Stroke dan Dehidrasi Akut tersebut, yaitu : 
  1. Pakaian pelindung tubuh : lengkapi pakaian anda dengan topi, payung atau memakai jaket yang di lengkapi dengan penutup kepala.
  2. Memakai lotion antiUV yang bisa menjaga kelembapan kulit anda dari paparan sinar matahari
  3. Perbanyak minum air putih, kalau pada saat normal kita biasanya minum sebanyak 8 gelas per-hari, maka saat cuaca panas ekstrim seperti ini bisa mengkomsumsi lebih dari 8 gelas per-hari
  4. Hindari bepergian pada tengah hari, lebih baik beraktifitas mulai pada pagi hari atau sore hari pada saat matahari belum meninggi.   
Namun meski demikian, bukan berarti kita tidak bisa beraktifitas bila terjadi cuaca panas ekstrim. Tetaplah beraktifitas seperti biasa, namun tetap perhatikan kondisi tubuh. Jangan memaksakan beraktifitas bila tubuh tidak fit. (Yanuar Yudha)

Ibu Rumah Tangga Dari Kenjeran Pemenang Lomba Blog Tingkat Provinsi Jawa Timur

Manunggal - Pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga biasanya hanyalah mengurus rumah, suami dan membimbing anak-anaknya. Namun hal ini tidak berlaku bagi Tri Eko Sulistiowati atau yang akrab di panggil dengan sebutan Bunda Tri. Wanita yang terlihat cukup energik di usianya ini berasal dari kawasan Pantai Kenjeran, tepatnya di Kelurahan Sukolilo Baru Kecamatan Bulak Kota Surabaya. Selain sebagai Ibu Rumah Tangga, Bunda Tri juga mengajar di KB TAAM Avicenna di kawasan Kenjeran.

Bagi Bunda Tri menulis adalah hoby yang tidak bisa di tinggalkan. Dunia tulis menulis ini beliau tekuni semenjak masih duduk di Sekolah Dasar. Kemampuannya menulis dan nge-blog semakin berkembang semenjak bergabung di dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Surabaya. KIM sendiri merupakan kelompok relawan yang bertugas untuk membuat masyarakat melek akan informasi. Relawan ini merupakan binaan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Nama KIM yang di kawalnya adalah KIM Bahari Sukolilo Baru dan nama media yang di kelolanya adalah KIM Bahari.

Dari pengamatan Manunggal, Bunda Tri mempunyai enam blog yang di garapnya secara bersamaan. Ketika Manunggal menanyakan apakah tidak kerepotan mengurus ke enam blog tersebut, beliau spontan menyatakan tidak. "Kegiatan saya banyak mas, dan di setiap kegiatan tersebut selalu saya tulis dan saya simpan di blog sebagai catatan buat yang membutuhkan, khususnya kapada anak saya nanti " tuturnya. Di KIM Kota surabaya, Bunda Tri mempunyai keunggulan dalam mengupload berita. Beliau tidak memerlukan laptop untuk menulis dan mengupload berita. Cukup dengan sebuah HP android yang dimilikinya, blog yang di kelolanya bisa update berita setiap saat. 

Melihat kemampuannya yang cukup mumpuni di bidang blogger, maka tidak heran apabila Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya mengikutsertakan beliau ke dalam perlombaan blog antar Kelompok Informasi Masyarakat tingkat Provinsi Jawa Timur. Lomba Blog ini di laksanakan pada Pekan KIM Provinsi Jawa Timur ke IX yang di pusatkan di Taman Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Dari puluhan blog yang masuk ke pihak panitia, kemudian di berikan penilaian oleh para juri. Total terdapat 15 blog yang masuk. Dari 15 blog ini lalu di saring 5 blog untuk memberikan pemaparan di depan para dewan juri. Ke lima blog yang masuk dalam tahap akhir ini adalah :

  1. www.kimderumaju.com
  2. www.kimsendangputro.blogspot.co.id
  3. www.kim-aksesjaya.blogspot.co.id
  4. www.channeldua.blogspot.co.id
  5. www.kimbaharisukolilobaru.blogspot.co.id 

Dari penilaian awal para juri ternyata Blog KIM Bahari masuk dalam 5 besar dengan total nilai 980. Penilaian ini di ambil dari, penataan template, keaktifan dalam menulis dan pengetahuan dasar tentang blog. Nilai awal ini nantinya akan di tambahkan dengan nilai presentasi yang di paparkan di depan dewan juri.

Pada saat pemaparan tersebut, rupanya Bunda Tri merupakan satu-satunya wanita diantara para peserta yang ada. Namun hal tersebut tidak menciutkan nyali beliau untuk tampil all out di depan para dewan juri. Dan hasilnya sangat luar biasa, pemaparan beliau ternyata bisa menghipnotis dan memukau semua orang yang hadir dalam lomba Blog se- Provinsi Jawa Timur ini.

Dan hasilnya blog yang di kelola oleh Bunda Tri berhasil menyabet juara ke-tiga dalan ajang Pekan KIM ke IX. Hal ini membuatnya di ganjar dengan Piagam Penghargaan yang di tandatangani langsung oleh Menteri Kominfo Republik Indonesia, Rudiantara, Trofi dari Gubenur jawa Timur Soekarwo dan uang pembinaan sebesar 1.5 juta rupiah. 

Ketika Manunggal menanyakan bagaimana rasanya bisa memenangi lomba Blog tingkat Provinsi Jawa Timur..?. " Beliau menjawab dengan spontan "Alhamdullilah Luar Biasa, semua ini adalah kerjasama dari Foum KIM Kota Surabaya yang sangat mendukung saya dengan sangat kompak" ucapnya sambil terharu. (Yanuar Yudha) 
  

Minggu Pertanian, Bagikan Telur Ayam Gratis

Manunggal - Minggu Pertanian, Bagikan Telur Ayam Gratis - Bagi anda yang mempunyai waktu luang pada hari Minggu mendatang, mungkin ada baiknya anda singgah ke dalam komplek Taman Surya Kota Surabaya. Di lokasi ini akan di laksanakan event Minggu Pertanian. Namun sedikit berbeda dengan event Minggu Pertanian yang beberapa kali pernah di laksanakan. Apabila pada event sebelumnya Minggu Pertanian berkutat pada penjualan hasil pertanian seperti sayur mayur dan sebangsanya. Pada event Minggu Pertanian kali ini akan bertemakan Hari Ayam dan Telur 2017.

Event Minggu Pertanian ini di selenggaralan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya. Lokasi penyelenggaraan dari Minggu Pertanian ini masih sama dengan event-event sebelumnya, yaitu bertempat di Taman Surya tepat di depan Balai Kota Surabaya. Acara ini akan di buka mulai pukul 06.00wib dan di tutup pada pukul 10.00wib.

Di lokasi ini nantinya anda akan banyak menjumpai Usaha Kecil Menengah binaan daripada Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Kota Surabaya. Para UKM ini akan menyediakan berbagai kebutuhan dari pada penduduk Kota Surabaya, terutama untuk kebutuhan daging ayam, telur serta sayur-mayur. Nantinya  ada sekitar 50 UKM yang siap menjajakan barang dagangannya.

Selain para UKM binaan, nanti juga terdapat stand yang akan melayani masyarakat apabila ada yang membutuhkan jasa konsultasi di bidang pertanian dan peternakan. Klinik konsultasi ini akan di bimbing oleh para ahli yang telah di persiapkan dengan baik dan telah berkompeten di bidangnya. 

Nantinya di event Minggu Pertanian ini akan di hadirkan pula berbagai komunitas dari pecinta tanaman dan hewan peliharaan. Bagi yang ingin menambah koleksi tanaman hiasnya dan ingin bertanya-tanya mengenai cara merawat hewan peliharaan dengan baik, bisa di tanyakan pada komunitas-komunitas yang hadir di Minggu Pertanian ini. Biasanya komunitas binatang peliharaan yang hadir adalah komunitas pecinta kucing, pecinta biawak, dan beberapa kali pecinta ular.

Dan seperti biasanya, pada even Minggu Pertanian yang akan di selenggarakan pada tanggal 17 September 2017 ini nanti juga akan di bagikan beberapa bibit tanaman, seperti bibit lombok, bibit ocra, bibit tomat dan beberapa bibit tanaman lainnya. Khusus pada even Minggu Pertanian ini, karena temanya adalah Festival Hari Ayam dan Telur 2017, maka nanti juga akan di bagikan telur ayam secara gratis.

Dengan banyaknya barang gratisan yang bisa di bawa pulang, maka akan sangat di sayangkan apabila anda melewatkan event Minggu Pertanian ini. Karena selain yang gratis-gratis tadi, anda juga akan di laksanakan Senam Bersama. Jadi selain anda mendapatkan telur dan sayur, di sini anda akan di ajak olahraga sebentar dengan menggerakkan tubuh dalam senam bersama ini.

Memang tidak di pungkiri, bahwasannya Taman Surya yang berada Balai Kota Surabaya ini telah menjadi jujugan bagi warga Kota Surabaya sebagai tempat rekreasi keluarga yang murah meriah. Di sini biasanya para anak-anak akan dengan senang hati bermain sepatu roda, sedangkan dengan adanya  Minggu Pertanian ini akan membuat para orangtua bisa berbelanja kebutuhan untuk dapur. 

Sejatinya, baru kali ini Taman Surya di pakai untuk penyelenggaraan Senam Bersama. Namun apabila nantinya acara ini berjalan lancar dan sukses, acara senam bersama ini bisa menjadi agenda rutin di lokasi ini pada setiap minggunya. (Yanuar Yudha)

Kota Surabaya Mendapatkan 6 Ribu Blanko E-KTP

Manunggal - Kota Surabaya Mendapatkan 6 Ribu Blanko E-KTP - Kabar sedikit melegakan bagi warga Kota Surabaya datang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya. Hal ini di karenakan dinas yang berkantor di gedung Tunjungan tersebut baru saja mendapatkan jatah pembagian sebanyak 6 ribu lembar blangko KTP Elektronik. Blanko E-KTP ini berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Namun tentu saja jumlah blanko e-KTP yang ada ini masih tidak akan secara langsung bisa mencukupi semua kebutuhan cetak KTP elektronik untuk warga Kota Surabaya.

Suharto Wardoyo selaku Kepala Dinas Kependudukan Kota Surabaya mengungkapkan,bahwa pada hari Kamis kemarin petugas dari Dispendukcapil berangkat langsung ke Jakarta untuk mengambil jatah blanko E-KTP di Kantor Kementrian Dalam Negeri. Di sini baru kemudian di ketahui bahwa Kota Surabaya hanya mendapatkan jatah sebanyak 6 ribu lembar. Karena banyak juga kota-kota lain yang kekurangan blanko, jadi harus di bagi-bagi secara merata. 

"Sebenarnya pada bulan April- dan bulan Mei lalu, Kota Surabaya mendapatkan sebanyak 88 ribu lembar blanko E-KTP" jelas Suharto. "Namun blanko tersebut sudah habis untuk melakukan cetak bagi pemohon yang telah melakukan perekaman data" imbuhnya. Tambahan blanko E-KTP sebanyak 6 ribu lembar ini nanti akan menambah jumlah E-KTP yang tercetak meskipun jumlahnya tidak signifikan.

Sekedar di ketahui bahwasannya, bahwa data rekam E-KTP warga Kota Surabaya yang yang telah siap untuk di cetak berjumlah 133 ribu. Tentunya tambahan 6 ribu lembar ini tidak akan mencukupi. Hal inilah yang kemudian menjadikan sumber keluhan dari masyarakat. Karena masyarakat menganggap kerja dari Dispendukcapil sangat lamban dalam pencetakan E-KTP. Padahal pembuatan E-KTP ini adalah tanggung jawab dari pemerintah pusat. Sementara warga Kota Surabaya yang belum melakukan perekaman data berjumlah 145 ribu jiwa.

Nantinya jumlah 6 ribu lembar E-KTP ini akan di prioritaskan bagi kecatamatan-kecamatan yang telah mempunyai alat cetak E-KTP. Di Kota Surabaya terdapat 17 Kecamatan yang telah mempunyai alat untuk mencetak KTP Elektronik, yaitu :

  1. Kecamatan Rungkut, 
  2. Kecamatan Wonocolo, 
  3. Kecamatan Gubeng, 
  4. Kecamatan Mulyorejo, 
  5. Kecamatan Tambaksari, 
  6. Kecamatan Tegalsari, 
  7. Kecamatan Wonokromo, 
  8. Kecamatan Simokerto, 
  9. Kecamatan Kenjeran, 
  10. Kecamatan Pabean Cantikan, 
  11. Kecamatan Semampir, 
  12. Kecamatan Sukomanunggal, 
  13. Kecamatan Tandes, 
  14. Kecamatan Sawahan, 
  15. Kecamatan Wiyung, 
  16. Kecamatan Benowo. 


Bagi kecamatan-kecamatan yang belum memiliki alat untuk mencetak E-KTP akan di perintahkan untuk merapat ke kecamatan terdekat. Rencananya pada tanggal 25 September 2017 nanti pihak Kemendagri akan kembali memberikan jatah blanko untuk E-KTP. Namun Suharto tidak bisa memastikan ada berapa jumlah blanko yang akan di terima oleh Kota Surabaya nanti. 

Yang pasti bagi warga yang belum melakukan perekaman data, segera datang ke kantor kecamatan atau ke Dispendukcapil Kota Surabaya. Suharto juga meminta warga Kota Surabaya yang belum menerima E-KTP harap bersabar. Dispendukcapil sampai saat ini juga masih menerima pembuatan suket (Surat Keterangan) sebagai pengganti E-KTP sementara. 

Perlu di ketahui, bahwasannya semua E-KTP berlaku seumur hidup. Jadi kalau KTP anda sudah berjenis elektronik maka otomatis E-KTP anda berlaku seumur hidup, meskipun di E-KTP tertera masa berlaku.

Suharto menjelaskan bahwa suket ini berfungsi layaknya E-KTP, namun apabila nantinya ada keluhan mengenai suket yang di tolak, warga bisa menghubungi kantor Dispendukcapil untuk kemudian bisa di lakukan penjelasan kepada pihak yang menolak tersebut. Karena selama ini juga banyak keluhan masyarakat mengenai di tolaknya suket, terutama untuk pengurusan perbankan dan pembuatan paspor. (Yanuar Yudha)

Tarif Tol Jombang - Mojokerto Akan Di Gratiskan 

Manunggal - Tarif Tol Jombang - Mojokerto Akan Di Gratiskan  - Kabar germbira akan di terima oleh masyarakat Jawa Timur, khususnya bagi mereka yang sering bepergian ke arah Kota Solo maupun Yogyakarta. Hal ini karena sudah di operasikannya jalan Tol Jombang - Mojokerto. Dengan di resmikannya Tol Jombang - Mojokerto ini maka perjalanan ke arah Kota Solo maupun ke arah Kota Mojokerto dan sekitarnya akan bisa di hemat kurang lebih selama 3 jam.

Selesainya pembangunan Tol Jombang - Mojokerto ini tentunya melegakan semua pihak, karena sejatinya pembangunannya telah molor hampir selama 20 tahun. Rencana pembangunan jalan tol yang merupakan rangkaian dari jalan Tol Surabaya - Ngawi ini sebenarnya sudah di lakukan sejak tahun 1996. Namun karena terkendala pembebasan lahan serta minimnya dukungan dari pemerintah, maka pembangunnya baru bisa di selesaikan sekarang. 

Peresmian jalan Tol Jombang - Mojokerto ini di lakukan langsung oleh Presiden Jokowi pada hari Minggu tanggal 10 September 2017. Jalan Tol sepanjang 24.9 kilometer ini akan menyambung jalan Tol Bandar - Jombang yang telah di resmikan pada tahun 2014 lalu. Jadi saat ini apabila anda berangkat dari Kota Surabaya, setelah melewati pabrik Tjiwi Kimia, anda bisa belok ke arah kanan menuju ke gerbang tol yang berdekatan dengan sungai Brantas. Dari pintu masuk ini anda akan keluar menuju gerbang Tol Bandar. 

Setelah dari gerbang Tol Bandar, anda akan melihat konstruksi jalan Tol Solo - Kertosono yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 96 persen. Untuk jalan tol ini pembangunannya baru bisa di pastikan selesai pada tahun depan mendatang. Hal ini keadaannya juga sama dengan Jalan Tol Sumo (Tol Suroboyo - Mojokerto) yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian akhir. Jika Kota Surabaya hingga Kota Solo sudah terhubung dengan jalan Tol, maka di pastikan perjalanan mudik pada tahun depan akan menjadi lebih nyaman. Seperti kita ketahui bahwa titik-titik paling parah kemacetan pada saat Lebaran biasanya terletak di daerah Saradan, Nganjuk, Awar-awar serta Kletek Sidoarjo.

Kabar baiknya lagi, tarif Tol Jombang - Mojokerto ini adalah GRATIS. Ya...gratis tanpa biaya sedikitpun. Tarif Tol Jombang - Mojokerto gratis ini akan berlangsung mulai dari tanggal 13 September 2017 hingga tanggal 25 September 2017. Kondisi gratis ini karena Tol Jombang - Mojokerto ini masih dalam tahap uji coba, namun pada tanggal 16 September dan 17 September Tol Jombang - Mojokerto akan di tutup untuk sementara.

Warga Jawa Timur tentunya sangat berharap agar jalan Tol Surabaya - Solo ini bisa selesai sepenuhnya. Karena kondisi jalanan umum yang saat ini sudah semakin padat dengan kendaraan serta di beberapa lokasi masih terdapat jalan yang rusak.

Namun apabila anda akan melintasi jalan Tol Jombang - Mojokerto ada beberapa tips yang harus anda ikuti : 

  1. Jalan Tol Jombang - Mojokerto ini masih benar-benar baru, jadi masih banyak debu sisia pengerjaan jalan yang beterbangan. Pastikan jendela anda terkunci rapat bila melintasinya agar debu tidak masuk ke dalam mobil.
  2. Bila anda baru pertama kali melintas Tol Jombang - Mojokerto, jangan terlalu kencang mengendarai kendaraan. Hal ini karena anda harus mengenali dulu kelokan-kelukan yang ada. Jangan sampai anda mengalami kecelakaan karena belum mengenal medan tol dengan baik.
  3. Pastikan bahan bakar anda mencukupi, karena anda belum paham benar berapa jarak yang harus anda tempuh.     
  4. Biasanya pada tol baru rest area belum di kondisikan dengan baik, jadi pastikan anda sudah buang air besar atau kecil sebelum masuk ke jalan tol. Sebab jika di tengah-tengah tol anda kebelet bisa gawat kan...  (Yanuar Yudha)

Blancang Suroboyo 2017, Arungi Panasnya Kota Surabaya

Manunggal - Bagaimana menurut anda jika ada seseorang yang berani mengayuh sepeda angin di Kota Surabaya selama 24 jam non stop....?. Nekat...?. Gila...?. Kurang waras...?. Mungkin itulah yang anda ucapkan. Karena memang di perlukan tindakan-tindakan tersebut untuk melakoninya. Apalagi bersepeda di tengah terik siang matahari yang sedang dalam puncak musim kemarau dan menembus kerasnya tiupan angin pada malam hari. Namun itulah yang dilakukan oleh Ketua Forum KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kota Surabaya, Bobbin Nila Prasanta Yudha atau yang biasa di panggil "Cak Boni" dalam acara Mblancang Suroboyo 2017.

Kata Mblancang sendiri artinya adalah bepergian ke suatu tempat dengan tujuan tertentu. Kata-kata ini mungkin sudah tidak populer pada saat ini, namun kata ini sejatinya adalah bahasa Suroboyo asli pada jamannya. Tema Mblancang Suroboyo 2017 ini di gunakan oleh Forum KIM Kota Surabaya untuk mengunjungi ke 31 kecamatan yang ada di seluruh Kota Surabaya. Kegiatan ini di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 September 2017 dan berakhir pada hari Minggu tanggal 10 September 2017.

Selain di lakukan oleh seluruh pegiat KIM, kegiatan Mblancang Suroboyo 2017 ini di dukung sepenuhnya oleh rekan-rekan dari komunitas Subcyclist Kota Surabaya yang dengan senang hati menyediakan sepeda untuk di kendarai. Rekan dari Tiara Jarkom (Jaringan Komunikasi) Surabaya. Serta di dukung penuh oleh Dinas Komunikasi (Dinkominfo) Kota Surabaya selaku patner dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.

Acara Mblancang Suroboyo 2017 ini di mulai dari kantor Kelurahan Mojo yang terletak di Kecamatan Gubeng. Di lokasi ini di hadiri oleh Lurah Mojo, dan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu  Mayla Nurdin R, seorang ibu yang merupakan pegiat literasi. Narasumber yang lain berasal dari Satbinmas Kapolresta Surabaya yang memaparkan tentang pentingnya kepedulian terhadap keamanan lingkungan di sekitar tempat tinggal kita.

Di tengah - tengah acara, tepat pukul 10.30wib, Ketua Forum KIM Kota Surabaya Cak Bony memutuskan untuk memulai perjalanan gilanya untuk mem-Mblancang Suroboyo 2017 selama 24 jam non-stop ke 31 titik Kecamatan yang ada di seluruh Kota Surabaya. Dalam perjalanannya ini Cak Bony di kawal secara ketat oleh anggota Tiara Communication dengan menggunakan motor. Sedangkan untuk urusan logistik di back-up oleh anggota KIM Kota Surabaya dengan menggunakan kendaraan roda empat. 

Di tengah hari dengan paparan sinar matahari yang cukup menyengat rombongan Mblancang Suroboyo 2017 berangkat ke rute kedua di kecamatan Genteng. Hal ini terus di lakukan dan berjalan ke rute-rute selanjutnya sesuai dengan yang telah di rencanakan. Hingga pada akhirnya kegiatan Mblancang Suroboyo 2017 ini berakhir dan finish di kecamatan Gunung Anyar yang berlokasi di Kantor Kelurahan Gunung Anyar Tambak. Rombongan pesepeda yang di pimpin oleh Cak Bony ini tiba pada pukul 11.00wib dan di sambut oleh masyarakat serta pegiat anggota KIM yang lain. 

Setibanya di garis finish, Cak Bony langsung melakukan prosesi sujud syukur di hadapan masyarakat. Beliau mengungkapkan bahwa acara Mblancang Suroboyo 2017 ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari warga masyarakat dan rekan-rekan dari KIM Kota surabaya lainnya. Nantinya momentum Mblancang Suroboyo ini akan di jadikan tonggak harapan untuk terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang lebih berdaya lagi. Dan bagi KIM yang sudah terbentuk, agar lebih giat lagi untuk berbagi informasi kepada masyarakat yang ada di daerahnya. (Yanuar Yudha)

 
KIM Mojo Kota Surabaya Maju Ke Tingkat Nasional

Manunggal - Teriknya paparan sinar matahari rupanya tidak menyurutkan semangat para peserta Grand FinalLomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) IX Tingkat Bakorwil Jawa Timur yang berlaga di Taman Candra Wilwatikta - Pandaan - Kabupaten Pasuruan. Para peserta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berlaga pada hari Senin (11/09/2017) ini berasal dari 4 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur.

Total terdapat 4 peserta yang berlaga secara sengit pada LCCK kali ini, mereka berasal dari :

  1. Kota Surabaya, yang di wakili oleh KIM MOJO Kecamatan Gubeng
  2. Kota Madiun, yang di wakili oleh KIM Citra Kenanga 
  3. Kabupaten Pasuruan yang di wakili oleh KIM Tretes Taman Wisata
  4. Kabupaten Bojonegoro yang di wakili oleh KIM Sendang Putro
Menempati lokasi di taman kota yang merupakan ruang terbuka rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta yang berlaga. Hal ini di karenakan tidak adanya tenda besar yang menaungi mereka layaknya sebuah acara yang di selenggarakan pada siang hari. Sebuah atap mungil yang terbuat dari jerami saja yang menjadi pelindung mereka dari sengatan matahari yang bersinar sangat kuat pada perlombaan Grand Final LCCK ini.

Selain berpengaruh kepada para peserta, rupanya sengatan matahari ini juga mengakibatkan beberapa peralatan elektronok sempat terganggu. Hal ini juga di alami oleh KIM MOJO Kota Surabaya yang laptop-nya sempat ngadat dan mati pada saat perlombaan. "Kepanasan mas, untung sudah bawa laptop cadangan" tutur Anof Krisdianto selaku salah satuanggota dari KIM MOJO. Namun laptop cadangan-pun juga terkena overheat akibat paparan sinar matahari. Total KIM MOJO harus berganti laptop selama 3 kali dalam perlombaan ini.

Acara Grand Final LCCK ini memperlombakan beberapa babak, yaitu : 
  1. Babak Presentasi/pengenalan KIM, yang mana setiap KIM harus mempresentasikan kegiatan yang di lakukannya selama ini.
  2. Babak Presentasi BLOG, di babak ini para anggota KIM harus menjelaskan tentang pengelolaan informasi di dalam media yang di milikinya.
  3. Babak Cerdik Cermat, pada babak ini setiap KIM harus menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh para juri dengan cara berebut.
  4. Babak Komunikasi Langsung, ini merupakan babak yang paling seru, karena setiap KIM harus membuat drama singkat sesuai dengan tema yang di berikan oleh juri.
Setelah ke 4 babak tersebut di lalui, tinggalah menantikan pengumuman nilai yang telah di bukukan oleh para juri yang hadir di acara Grand Final LCCK 2017. Setelah pengumuman keluar, ternyata KIM MOJO yang merupakan wakil dari Kota Surabaya berhasil menyabet juara pertama dan berhak untuk melaju ke babak berikutnya. 

KIM MOJO yang di ketuai oleh Aminnulah ini memperoleh nilai sebesar 238, yang kemudian di susul oleh KIM Citra Taruna Kenanga dari Kota Madiun dengan nilai sebesar 233 dan berhak memperoleh predikat sebagai juara ke-dua. Untuk Juara ke-tiga berhasil di sabet oleh KIM Tretes Taman Wisata Kabupaten Pasuruan dengan nilai sebesar 232.2. Sedangkan posisi juara ke-empat di dapatkan oleh KIM Sendang Putro dari Kabupaten Bojonegoro. 

Aminnullah selaku ketua dari KIM MOJO mengungkapkan bahwa timnya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi acara Grand Final LCCK ini dengan sematang mungkin. "Kami akui, bahwa waktu kami sangat terbatas, apalagi agenda dari KIM Kota Surabaya sendiri juga cukup banyak"jelas Amin. "Namun berkat dukungan dari rekan-rekan KIM Kota Surabaya yang sebagian juga hadir di acara LCCK ini akhirnya membuat kami bersemangat ekstra...Terimakasih kami ucapkan kepada Dinkominfo Kota Surabaya, rekan-rekan KIM dan juga warga Kota Surabaya atas segala doa-nya" sambungnya.      

Ketika Manunggal menanyakan apa agenda kedepan setelah ini.., Aminnullah menjelaskan bahwa dirinya bersama Forum KIM Kota Surabaya masih akan fokus dalam pembentukan KIM di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Surabaya. "InsyaAllah sebelum akhir tahun ini sudah akan terbentuk 154 KIM di Kota Surabaya"tuturnya. (Yanuar Yudha)

Masjid Al_Muslimun Laksanakan Qurban Pada Hari Sabtu

ManunggalMedia – Masjid Al_Muslimun Laksanakan Pada Hari Sabtu – Telah kita pahami bersama, bahwasannya di tanggal 1 September 2017 seluruh umat Muslim merayakan hari Raya Idul Adha. Di hari raya Idul Adha ini, setiap muslim yang mampu telah di wajibkan untuk melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban ini dapat berupa sapi maupun kambing. Dikarenan perayaan hari raya Idul Adha tahun ini jatuh tepat di hari Jum’at, maka sebagian umat Islam ada yang melakukan tradisi penyembelihan hewan qurban di hari Sabtu. Keadaan ini di sebabkan waktu yang tidak akan mencukupi apabila penyembelihan tetap di laksanakan pada hari Jum’at. Karena di hari Jum’at, umat muslim diwajibkan untuk beribadah Sholat Jum’at di waktu Dhuhur.




Penyembelihan pada hari Sabtu ini juga dilakukan di Masjid Al Muslimun yang terletak di Komplek Perumahan Rungkut Barata Kota Surabaya. Para pengurus masjid yang ada di Kelurahan Rungkut Menanggal ini telah sepakat untuk melakukan penyembelihan di hari Sabtu. Pemilihan hari Sabtu ini di sebabkan oleh jumlah hewan qurban yang selalu meningkat jumlahnya pada setiap tahun. Di hari Raya Qurban tahun 2017 ini, pengurus Masjid Al Muslimun telah menerima hewan qurban berupa sapi dengan jumlah 20 ekor dan kambing sejumlah 50 ekor. Dengan jumlah hewan qurban sebanyak ini di khawatirkan waktunya tidak akan mencukupi apabila penyembelihan di lakukan pada hari Jumat.


Ada yang berbeda untuk penyembelihan hewan qurban di tahun ini. Hal ini di karenakan pengurus Masjid Al Muslimun akan melakukan sistim penyembelihan yang terkoordinir dengan berbasiskan teknologi. Untuk itulah, maka Dimana hal ini di lakukan agar proses penyembelihan hewan qurban dapat berjalan dengan baik, cepat dan aman. Untuk menunjang hal ini maka pihak Takmir Masjid menggunakan berbagai peralatan berbasis teknologi, seperti penggunaan Layar LCD berukuran besar untuk memantau kondisi lapangan serta pendirian pos komando yang di gunakan sebagai pusat koordinasi. Untuk para kru yang bertugas di lapangan di ambil seluruhnya dari para anggota remaja masjid (Remas) Masjid Al Muslimun sendiri.

Untuk memuluskan acara penyembelihan qurban ini, dihalaman sebelah timur masjid Al Muslimun di dirikan tenda dengan ukuran besar. Ruangan tenda tersebut kemudian dibagi-bagi menjadi beberapa unit kerja. Mulai dari unit penyembelihan hewan qurban sapi yang mana terdapat 3 line penyembelihan. Untuk penyembelihan qurban sapi ini, telah dibuatkan aliran pembuangan darah hewan yang terhubung langsung dengan selokan. Hal ini di lakukan agar darah hewan yang keluar langsung bisa di bersihkan dengan bilasan air dan dapat di gunakan untuk kegiatan penyembelihan selanjutnya. 

Sedangkan untuk unit penyembelihan kambing di lakukan di halaman depan masjid Al-Muslimun. Proses penyembelihan ini di barengi langsung dengan proses pengulitan dan penanganan “jeroan” dari hewan qurban.  Jeroan ini nantinya akan langsung di bawa untuk di cuci lalu di rebus.

Dari unit penyembelihan ini, daging qurban yang sudah di kuliti akan di bawa ke unit pengirisan daging. Daging berukuran besar terlebih dahulu akan di pisahkan dari tulangnya Kemudian di kumpulkan lagi lalu di timbang dengan cermat. 

Pada area pengulitan ini tim Kedokteran dari Universitas Airlangga Surabaya melakukan inspeksi kesehatan. Mereka dengan seksama memeriksa satu-persatu kondisi kesehatan dari organ ternak yang telah di sembelih. Perhatian utama adalah pada organ hati dan limpa. Proses pengolahan daging bisa di teruskan apabila telah mendapatkan rekomendasi tim kesehatan Unair ini.

Kemudian di unit penimbangan, daging serta tulang akan di potong menjadi ukuran kecil. Pada unit ini sebanyak 20 orang pria di butuhkan guna memotong tulang kambing dan sapi. Sekitar 20 orang wanita juga bertugas untuk mengiris daging lalu di kemas dalam kantong plastik. 

Daging dalam emasan kantong plastik inilah yang kemudian akan di bagikan kepada yang membutuhkan. (Yanuar Yudha)

Manunggal FanPage

Lapor Cak

Total Kunjungan