News Scroll

Pojok Rungkut

Seputar Surabaya

Kegiatan KIM

Umum

Manunggal Vlog

Berlomba Dengan Musim Hujan, Gunung Anyar laksanakan Pengerukan Kali

Manunggal Media - Saat ini Kota Surabaya sedang memasuki puncak dari Musim Kemarau. Hal ini di tandai dengan meningkatnya suhu udara pada siang hari. Sedangkan musim penghujan di perkirakan akan datang pada akhir Oktober nanti. Meskipun di perkirakan akan datang sebulan lagi, namun Pemkot Surabaya seakan berlomba dengan waktu. Di semua sudut kota saat ini terdapat pengerjaan kegiatan yang berhubungan dengan perbaikan kualitas saluran air.

Salah satu kegiatan Pemkot Surabaya yang berkaitan dengan musim penghujan ini adalah pengerukan saluran air. Seperti yang terlihat di kawasan Gunung Anyar Surabaya, tepatnya di jalan Amir Machmud. Sejak seminggu yang lalu, terlihat beberapa pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan terlihat melakukan pengerukan endapan lumpur.

Tampak di lapangan 7 orang petugas membuka tutup selokan dan memasukinya untuk mengambil endapan lumpur. Memang kondisi selokan air yang ada di jalan Amir Machmud ini telah di tutup dan menjadi jalan. Sehingga di perlukan usaha yang cukup keras untuk membuka tutupnya. Dari pekerjaan ini tampak puluhan karung endapan lumpur yang berhasil di angkat oleh para pekerja berbaju merah ini. Pekerjaan ini nantinya masih akan berlanjut hingga beberapa hari kedepan sampai semua endapan di selokan air ini berhasil di angkut sepenuhnya. (Yanuar Yudha)

Perumahan Rungkut Barata Menjadi Nominasi Kampunge Arek Suroboyo 2018

Manunggal Media - Kota Surabaya adalah kota yang selalu mengajak warganya untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kota. Biasanya partisipasi ini di kemas dengan berbagai ragam perlombaan untuk mendapatkan reward tertentu. Salah satu-nya contohnya adalah bagaimana mengelola kawasan tempat tinggalnya, agar bisa menjadi lingkngan yang nyaman, aman dan sehat untuk di huni. Untuk itulah Kota Surabaya melaksanakan lomba Kampunge Arek Suroboyo (KAS).  

Pada tahun 2018 ini, RW3 Rungkut Menanggal Surabaya yang merupakan warga dari Rungkut Barata menjadi salah satu peserta dalam lomba KAS untuk tingkat pemula. Untuk lomba KAS ini memang ada 2 macam tingkatan, yaitu peserta tingkat pemula/pratama dan peserta tingkat mapan/madya.

Bertempat di Balai RW3 perum.Rungkut Barata, pada Sabtu pagi (22/9), warga Rungkut Menanggal menyambut kedatangan para juri dari KAS. Para juri ini akan melakukan tinjauan lapangan untuk mengetahui peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan kampungnya ini. Sambutan para juri KAS ini terbilang sangat luar biasa. Dari jalan masuk ke Balai RW mereka sudah di sambut oleh barisan anak-anak TK Tunas Insani dan pasukan dari dokter cilik SDN Rungkut Menanggal I Kota Surabaya.

Langkah para juri menuju lokasi acara sempat berhenti sejenak untuk menikmati sambutan yang cukup ataraktif tersebut. Beberapa kali mereka tampak gemas mencubiti dan menyalami satu persatu anak-anak TK yang menggemaskan ini.

Di dalam Balai RW, para juri mendengarkan paparan dari ketua RW 3, Bapak Baktiono. Dalam paparannya Baktiono menjelaskan bahwa meskipun RW3 ini adalah warga perumahan, namun kekompakannya sangat luar biasa. Hal ini nampak seperti gedung Balai RW dan Masjid Al-Muslimun yang merupakan swadaya dari warga RW3 sendiri.

Baktiono juga memaparkan keberhasilan dan pencapaian-pencapaian yang telah di raih oleh RW3 ini. Mulai dari faktor keamanan kampung, adanya Taman Bacaan Masyarakat, kegiatan kampung mulai dari anak-anak, remaja dan lansia. 

Dalam penjuarian ini ada beberapa aspek yang akan di nilai. yaitu, Kampung Sehat, Kampung Asuh, Kampung Aman, Kampung Belajar dan Kampung Kreatif Inovatif.

Proses penjurian ini di ikuti dengan pengecekan lapangan ke masing-masing wilayah kampung yang di lakukan oleh para juri dan perwakilan warga RW3. Salah satu yang di tinjau oleh para juri ini adalah Taman Bacaan Masyarakat yang juga menjadi satu dengan Paud Mawar. Para juri tampak kagum dengan semua fasilitas yang ada di taman bacaan ini dan kegiatan belajar mengajar yang ada di tempat ini.

Untuk Kampung Kreatif dan Inovatif para juri di ajak untuk mengunjungi RW 1 ke kediaman bapak Budi. Di sana juri melihat kegiatan penghijauan yang di lakukan oleh pak Budi , hingga ke pengolahan sampah menjadi pupuk. 

Pada sesi terakhir, tim juri berpesan agar Kampung yang sudah maju dan hijau ini tetap di pertahankan, meskipun tidak ada lomba. (Yanuar Yudha)

Komunitas Relawan Indonesia : Keselamatan Adalah Hal Utama

Manunggal Media - Mengelola suatu lokasi wisata bukan hanya tentang bagaimana mendatangkan pengunjung dan pembangunan infrastrukturnya. Namun faktor keamanan bagi pengunjunglah yang harusnya lebih di utamakan. Semua pengelola lokasi wisata pasti tidak ingin jika terjadi kecelakaan di tempat wisata yang di kelolanya. "Oleh karena itu semua pengelola lokasi wisata harus menerapkan Zero Accident" terang Rizal Ardian dari Komunitas Relawan Indonesia (KRI).
Hari Selasa (18/09/2018) pagi ini kawasan Wonowisata Bintang Mangrove yang ada di Kecamatan Gunung Anyar ini kedatangan 2 pemuda dari KRI. Kedatangan mereka berdua ini untuk membekali para pengelola dari Wonowisata Bintang Mangrove dan warga sekitar tentang Safety Style. Kehadiran mereka berdua ini merupakan prakarsa dari BP-PAUD dan Dikmas Jawa Timur yang memberikan bantuan meteri pengajaran kepada warga di sekitar lokasi Wonowisata Bintang Mangrove. Metode pengajaran ini bertemakan Penguatan Wisata mangrove Gunung Anyar Melalui Sensasi Tradisional.

Pelajaran utama yang di ajarkan oleh KRI ini adalah mengenai Water Rescue, yaitu salah satu teknik pertolongan terhadap korban di dalam air. Dalam paparannya Rizal mengenalkan beberapa alat keselamatan seperti Jaket Pelampung, Helm dan Lifebouy. "Semua alat keselamatan ini harus benar-benar siap dan pemakaiannya harus benar, karena ini berhubungan dengan nyawa".
Setelah sesi paparan usai, para peserta didik secara bergantian berlatih mengenakan jaket pelampung dan alat keselamatan lainnya dengan arahan Rizal. Di harapkan dengan adanya pembelajaran ini warga sekitar dapat menjadi pengelola wisata yang baik dan mampu untuk menyambut pengunjung dengan baik. (Yanuar Yudha) 

Ayo, Sukseskan Vaksinasi MR dan Ciptakan Generasi Sehat Indonesia.

Manunggal Media - Pada beberapa tahun mendatang Indonesia akan menikmati bonus demografi. Hal ini membuat Indonesia akan mempunyai banyak anak muda kreatif yang siap untuk membangun bangsa. Namun hal ini akan sirna jika anak-anak generasi sekarang ini terserang suatu penyakit. Oleh karena itu pemerintah dan masyarakat harus saling bahu-membahu agar generasi anak-anak yang sekarang ini bisa tetap tumbuh sehat dan kuat. Salah satu caranya adalah dengan menghindarkan mereka dari penyakit tertentu, seperti penyakit Campak dan Rubella

Mengapa Penyakit Campak dan rubella perlu di waspadai..?. Campak dan Rubella ini termasuk penyakit yang mematikan, khususnya bagi anak-anak. Vaksin MR (Measaless dan Rubella) merupakan program pemerintah untuk menghapuskan penyakit campak dan mengendalikan penyakit/cacat bawaan yang di timbulkan akibat Rubella. Peyakit/cacat bawaan karena Rubella ini bisa berdampak pada gangguan pendengaran, penglihatan, kelainan jantung serta retardasi mental yang bisa bayi pada saat di kandungan. Dan Indonesia menargetkan pada tahun 2020 bebas dari penyakit Rubella ini.

Namun, hingga saat ini ternyata masih ada 32 juta anak di Indonesia ini yang belum mendapatkan Imunisasi MR. Masih banyaknya anak yang belum di vaksin ini sangat erat kaitannya dengan fakta bahwa adanya kandungan hewan babi dalam vaksin tersebut. Keadaan ini juga di benarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Namun MUI secara jelas mengatakan bahwa sifat dari Vaksin MR ini adalah Mubah. Dalam artian vaksin ini bisa di laksanakan untuk umat Muslim karena memang tidak ada zat lain lagi yang mengantikan unsur babi tersebut. MUI menganggap Vaksin MR ini sifatnya darurat, sehingga wajib di laksanakan meskipun ada kandungan babi-nya.

Demi Indonesia bebas Campak dan rubella pada tahun 2020 serta menyelamatkan generasi mendatang, sudah seharusnya mesyarakat Indonesia mensukseskan kegiatan vaksinasi MR ini. Di Kota Surabaya ini vaksinasi MR sudah di lakukan hampir di seluruh Sekolah, mall dan penjuru Puskesmas. Imunisasi ini di berikan pada semua anak untuk usia 9 bulan hingga usia 15 tahun. Jadwal pelaksanaan Imunisasi MR ini adalah pada bulan Agustus hingga September 2018.  (Yanuar Yudha)





Rungkut Theater Riwayatmu Kini

Manunggal Media - Menonton bioskop di malam minggu merupakan solusi hiburan yang cukup menyenangkan setelah seminggu kita terpaku pada rutinitas. Bioskop juga menjadi sarana hiburan alternatif keluarga yang menyenangkan. Namun sayangnya saat ini kegiatan menonton di gedung bioskop hanya bisa di nikmati oleh kalangan tertentu saja. Hal ini di karenakan telah tumbangnya gedung bioskop "kelas 3" yang biasanya ada di dekat pemukiman penduduk.

Pada tahun 80'an di kawasan Rungkut Menanggal Surabaya juga terdapat bioskop kelas 3 yang bernama Rungkut Theater. Bioskop dengan kapasitas 200-an orang ini pernah mengalami masa jaya di tahun 80'an hingga awal 2000-an. Setiap harinya gedung bioskop yang bertetangga langsung dengan kantor Harian Surya ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan pada Malam Minggu Rungkut Theater ini juga memutar film Midnight Show sampai pukul 02.00 dini hari.

Lokasinya yang berada di tengah-tengah perumahan dan perkampungan Rungkut Menanggal, benar-benar menjadikan Rungkut Theater ini menjadi hiburan bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Biasanya pada malam minggu banyak buruh pabrik yang bekerja di kawasan SIER berduyun-duyun menonton film di tempat ini.

Namun sayangnya sejak jaringan bioskop ternama bermunculan ( XXI, CGV,Cinaplex21, dll) bioskop kelas 3 seperti Rungkut Theatre berangsur-angsur mulai ditinggal penontonnya. Di tambah dengan hadirnya era TV Swasta dengan ragam acaranya yang cukup beragam. 

Puncaknya pada tahun 2005 di mana sang pemilik yang juga mempunyai memiliki 6 gedung bioskop kelas 3 di Kota pahlawan ini mulai menutup satu-persatu usahanya. Bioskop terakhir yang dia tutup adalah Rungkut Theater ini. 

"Pemilik aslinya orang Manado mas, namun sejak tahun 2000 pindah tangan ke pemilik yang sekarang" Jelas Hadi yang sehari-hari menjaga gedung bioskop ini. 

Saat ini gedung bioskop Rungkut Theater ini berubah menjadi sebuah tempat olahraga, yaitu lapangan futsal. Ruangan di dalam gedung bioskop ini telah dimodifikasi menjadi satu buah lapangan futsal lengkap dengan 2 gawang di kanan-kirinya. Tidak ada lagi deretan kursi-kursi kayu, semuanya hilang berganti dengan lapangan beralaskan semen.
Rangka Besi Raksasa
Meskipun Rungkut Theater ini telah beralih menjadi tempat olahraga, namun sisa-sisa kejayaannya masih melekat erat. Seperti rangka besi raksasa tempat poster film yang akan di mainkan. Adapula tempat penjualan karcis, serta tanda film akan di mulai, semuanya masih sesuai dengan kondisi saat gedung bioskop ini masih beroperasi.

Lokert Tiket

Pintu Utama Rungkut Theater
Entah masih ingin menghidupkan bioskop ini kembali atau masih belum move-on dengan kejayaannya, kelihatannya sang pemilik masih sayang dengan bangunan ini. Namun sayangnya beberapa bagiannya sudah nampak rusah karena di makan jaman. 
Ruangan dalam Rungkut Theater
 Meskipun begitu keadaannya, Rungkut Theater ini masih menyisakan kenangan-kenangan bagi warga Rungkut Menanggal dan sekitarnya. (Yanuar Yudha)           

Manunggal FanPage

Lapor Cak

Total Kunjungan