Tips

Jangan Gunakan Kantong Plastik Warna Hitam


Manunggal - Dua minggu lagi seluruh umat Muslim di semua belahan bumi akan memperingati hari Raya Idul Adha. Hari Raya  Idul Adha ini akan jatuh pada hari Jum'at tanggal 1 September 2017. Hari Raya Idul Adha ini identik dengan salah satu tradisi agama, yaitu penyembelihan hewan ternak. Hewan ternak ini bisa berupa sapi atau kambing. 

Hari Raya Idul Adha ini mengajarkan umat muslim untuk selalu berbagi dengan masyarakat yang tidak mampu. Hal ini di karenakan, daging hasil penyembelihan hewan ternak yang di qurbankan ini, akan di bagikan ke fakir miskin. 

Salah satu hal yang cukup di cermati oleh Manunggal dalam penyembelihan hewan qurban ini adalah penggunaan kantong plastik /kresek  untuk menyimpan daging qurban. Pastikan anda untuk tidak menggunakan kantong kresek berwarna hitam. Hal ini di karenakan, kantong kresek berwarna hitam ini banyak yang terbuat dari plastik daur ulang. Jika di gunakan untuk menyimpan daging, maka zat-zat karsinogen yang di kandungnya akan menempel pada daging. 

Gunakanlah kantong plastik berwarna selain hitam atau lebih baik berwarna bening untuk membungkus daging qurban. Kantong plastik dengan warna tersebut tidak terbut dari bahan daur ulang, jadi sangat aman di gunakan untuk membungkus makanan. Apabila anda mendapatkan daging dengan di bungkus kantong kresek berwarna hitam, gantilah plastik pembungkusnya sebelum di masukkan ke dalam lemari pendingin. 

Simpanlah daging dalam keadaan mentah / segar di dalam lemari pendingin. Hal ini bisa memperlama umur daging, bila di bandingkan apabila anda menyimpan dalam keadaan matang atau setengah matang. Tutup rapat-rapat plastik pembungkus daging agar bau daging tidak menyebar ke seantero lemari pendingin. Tentu anda tidak nyaman jika makanan lain di dalam kulkas berbau amis (berbau daging kambing).  

Selain masalah plastik warna hitam, manunggal juga akan memberikan sedikit Tips lain yang berhubungan dengan Hari Raya Idul Adha ini. 

  1. Sebelum disimpan di dalam kulkas, semua bagian dari daging qurban jangan dulu dicuci. Proses pencucian dengan air kran (pdam) hanya akan membuat kuman dan bakteri masuk dan ke dalam pori-pori daging tersebut. Hal ini tentu saja bisa merusak dan memperburuk kualitas dan kesegaran daging. Pencucian bisa di lakukan pada saat akan mengolahnya menjadi masakan..
  2. Jangan menyimpan daging dalam jumlah besar (4 kg sekaligus). Namun terlebih dahulu potonglah daging dalam ukuran yang lebih kecil, bisa dalam ukuran 1 kg ataupun 0.25kg. Dengan cara ini kita bisa mengolah daging sesuai dengan kebutuhan kita, sedangkan sisanya bisa di simpan lagi. Dengan demikian daging bisa tahan selama kurang lebih 1 tahun..
  3. Jangan langsung memasukkan ke dalam freezer. Simpan daging selama 4 hingga 5 jam di lemari es yang sejuk terlebih dahulu. Setelah itu barulah daging bisa dimasukkan ke freezer. Hal ini agar daging bisa beku secara sempurna.
  4. Hindari mencairkan daging beku dengan menggunakan air panas jika ingin mengolahnya. Cairkan daging tersebut secara bertahap, caranya dengan meletakkan daging beku ke dalam air dengan sugu normal. Usahakan daging masih terbungkus dengan plastik. Setelah daging menjadi lunak, daging siap di tiriskan dengan cara terlebih dahulu di buka kemasan plastiknya.
  5. Langkah terakhir tentu saja memasak daging dengan sehat dan benar. (Yanuar Yudhatama)

About Manunggal TV

0 coment�rios:

Post a Comment

Powered by Blogger.